Home Metropolitan VIRAL Kasus Anjing Ditembak di Tangerang, Berawal dari Istri Pelaku yang Jatuh Sendiri karena Takut

VIRAL Kasus Anjing Ditembak di Tangerang, Berawal dari Istri Pelaku yang Jatuh Sendiri karena Takut

6 min read
0
0
4

Viral unggahan seorang warga Tangerang tentang anjing yang ditembak dengan senapan angin sampai mati, pelaku adalah tetangga sendiri. Pengguna Instagram Anastasia Lucia Margaret mengunggah cerita tentang anjing milik kakak iparnya, Titus Surya Saputra, yang ditembak oleh tetangganya sendiri. Melalui postingan yang diunggah akun @anstlucia Selasa (13/8) lalu, ia menuliskan kronologi kejadiannya.

Anjing yang ditembak itu bernama Beedo. Sekitar jam 5 sore, Anastasia mendapat telepon dari tetangganya mengatakan Beedo ditembak. Anastasia pun langsung pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah, rupanya keadaan rumahnya sudah ramai. Ada banyak anak anak SD SMP yang ketakutan dan menangis. Sedangkan Beedo, ia sudah ditutupi dengan handuk dalam keadaan masih ditali.

Menurut Anastasia, setiap anjing yang ada di perumahannya, Citra Raya, harus ditali tak boleh dilepas begitu saja. Anastasia bertanya kronologi kejadian pada tetangganya yang menghubunginya tadi. Tetangganya menjawab kalau tadi ada ibu ibu jatuh.

Tak lama kemudian suaminya datang dan langsung menembaki si anjing. Anastasia menulis kronologi kejadiannya di Instagram: "1. Beedo sedang main sama anak anak itu, lalu Beedo memang menggonggong.

2. Ibu itu terjatuh di sebrang rumah kami, dan tidak diserang Beedo. 3. Lalu suami ibu itu kembali dan suaminya datang bawa senapan angin laras panjang itu. 4. Der der.. Tetangga mendengar ada suara tembakan dan anjing saya risau. Lalu beliau melihat anjing saya sudah ditembak namun belum mati.

5. Si penembak ini ditanya lah sama tetangga 'kenapa kami tembak anjing orang'. Long story short, intinya dia bilang yang tadi istri jatuh blabla.. 6. Ketika ditanya namanya siapa, dia nggak mau jawab dan bilang 'saya tinggal di sana' 7. Kemudian saat dia sudah beranjak mau pergi dia balik lagi lalu menembak kembali Beedo dan akhirnya Beedo pun mati.

8. Tembakan babi buta dilakukan berkali kali. Di depan anak anak yang main sama Beedo tadi." Anastasia dan kakaknya lalu mendatangi rumah pelaku secara langsung untuk meminta keterangan. Tapi sesampainya di sana, menurut Anastasia, istri pelaku santai saja seolah tak terjadi apa apa.

Suaminya lalu muncul dan membawa senjatanya. Ia sempat menodongkan senjatanya pada Anastasia sambil mengaku dengan lantang bahwa memang benar ia yang menembaki anjing itu. Anastasia dan kakaknya sempat ribut dengan pelaku karena pelaku tak meminta maaf sama sekali maupun menunjukkan itikad baiknya.

Mereka pun melaporkan kasus itu ke kantor polisi. Sesampainya di kantor polisi, Anastasia berkata polisi pun sulit menemukan pasal yang tepat karena hukumannya terlalu ringan. Selanjutnya, seperti yang diberitakan , polisi kini telah mendatangi rumah pelaku serta menyita senjatanya.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif memerintahkan jajarannya mengamankan senapan angin yang digunakan terduga berinisial A untuk menembak anjing. "Tim sudah mendatangi rumah terduga pelaku dan mengamankan senjata senapan angin yang diduga digunakan untuk menembak anjing," kata Sabilul melalui pesan singkat, Rabu (14/8/19). Sabilul juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia senapan angin agar peristiwa seperti itu tidak terulang.

"Sudah ada perselisihan gara gara penembakan itu. Harus ditindaklanjuti agar masalah tidak melebar misalnya justru senjata digunakan untuk menyerang sesama warga," kata Sabilul. Saat ini, A sudah diamankan di Polresta Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Mengaku bahwa dia telah menembak anjing itu.

"A ditangkap di kediamannya dan diamankan di Polresta Tangerang untuk menjalani pemeriksaan," kata Sabilul. Berdasarkan pengakuan A, motif penembakan itu karena dia kesal. Istri dan anaknya terjatuh saat bersepeda karena takut akan anjing tersebut.

Sementara posisi anjing saat itu, kata Sabilul, sedang diikat di sebuah pohon. Sabilul mengatakan, penanganan kasus itu bukan semata mata terkait kekejaman terhadap hewan tetapi juga soal penggunaan senjata di luar kewenangan.

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wakil Wali Kota Jakpus Datangi Wisma Antara Lima Pegawai Kantor Berita Antara Positif Covid-19

Peninjauan di lantai 19 dan 20 gedung tersebut karena adalima pegawai Kantor Berita Antara…