Home Kesehatan Tips Perawatan Kulit Wajah Agar Terlihat Tetap Kinclong Ketika Bersilaturahmi Virtual Saat Lebaran

Tips Perawatan Kulit Wajah Agar Terlihat Tetap Kinclong Ketika Bersilaturahmi Virtual Saat Lebaran

6 min read
0
0
2

Umat muslim sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Walaupun di rumah saja saat lebaran, tentunya penampilan harus tetap cetar untuk bersilahturahmi dengan keluarga dan sahabat melalui video call. Supaya muka semakin cerah saat Hari Raya masih bisa melakukan treatment sederhana di rumah misalnya dengan maskeran.

Dokter Spesialis Kulit dr Mega Lestari Indah mengingatkan pilih masker sesuai jenis kulit supaya tidak muncul iritasi saat Hari Raya tiba. "Saya menyarankan untuk melakukan treatment treatment sederhana yang dilakukan wajahnya nanti tetap baik dan menjadi segar pada saat lagi berlebaran," ungkap dr. Mega saat live di instagram RS Keluarga Sehat, Jumat (22/5/2020). Kemudian di Hari Raya Idul Fitri nanti perhatikan makanan yang dikonsumsi karena salah makan bisa membuat tampilan wajah terlihat lebih kusam.

Jangan berlebihan makanan yang indeks glikeminya tinggi seperti makanan yang tinggi gula dan minyak karena memancing timbulnya jerawat. "Hindari yang tinggi karbo dan gula, hindari yang bersoda sehingga pada saat lebaran memang kondisi kulitnya prima dan tentu saja tadi istirahat itu penting," ucap dr Mega. Kemudian untuk menjaga kulit dan kesehatan daripada makan makanan manis, berminyak dan berlemak sebaiknya perbanyak buah dan sayur sekeligus untuk mencegah perut begah.

"Kalau buah kan kadar airnya tinggi jadi membantu menghidrasi kulit juga," kata dr Mega. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriah atau Lebaran 2020 jatuh pada Minggu 24 Mei 2020. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Fachrul Razi melalui konferensi pers yang ditayangkan langsung di kanal YouTube Kompas TV pada Jumat (22/5/2020) malam.

Penetapan 1 Syawal 1441 Hijriah ini diumumkanberdasarkan hasilSidang Isbat yang digelar Jumat ini di Jakarta. "Sidang isbat secara bulat menyatakan 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada hari Ahad atau Minggu 24 Mei 2020," kata Fachrul Razi, Jumat. Sidang Isbat Awal Syawal 1441H hanya dihadiri secara fisik oleh Menteri Agama Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Ketua MUI KH Abdullah Jaidi, dan Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin.

Sementara para pimpinan ormas, pakar astronomi, Badan Peradilan Agama, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama lainnya mengikuti jalannya sidang isbat melalui media konferensi video. Pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya mengatakan, penetapan awal bulan hijriyah didasarkan pada hisab dan rukyat. Proses hisab sudah ada dan dilakukan oleh hampir semua ormas Islam.

Sebelumnya, Cecep menyampaikan, tidak ada referensi empirik visibilitas (ketampakan) hilal awal Syawal 1441H yang bisa teramati di seluruh wilayah Indonesia pada hari Jumat (22/05/2020) ini. Hal ini disampaikan Cecep saat memaparkan data posisi hilal menjelang awal bulan Syawal 1441H/2020M pada Sidang Isbat Awal Syawal 1441H, di Jakarta. Cecep menyebutkan, Kementerian Agama melalui Tim Falakiyah melakukan pengamatan hilal di 80 titik di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data di Pelabuhan Ratu, posisi hilal awal Syawal 1441H atau pada 29 Ramadan 1441H yang bertepatan dengan 22 Mei 2020, di Pelabuhan Ratu secara astronomis tinggi hilal: minus 4,00 derajat, jarak busur bulan dari matahari: 5,36 derajat, umur hilal minus 6 jam 55 menit 23 detik. Sementara itu, Cecep menambahkan, dasar kriteria imkanurrukyat yang disepakati MABIMS adalah minimal tinggi hilal dua derajat, elongasi minimal 3 derajat, dan umur bulan minimal delapan jam setelah terjadi ijtima'. "Ini sudah menjadi kesepakatan MABIMS," tuturnya.

Sehubungan itu, karena ketinggian hilal di bawah dua derajat bahkan minus, maka tidak ada referensi pelaporan hilal jika hilal awal Syawal teramati di wilayah Indonesia. “Dari referensi yang ada, maka tidak ada referensi apapun bahwa hilal Syawal 1441H pada Jumat ini teramati di seluruh Indonesia,” tandas Cecep.

Load More Related Articles
Load More In Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Ada Serangga 12 Makanan & Minuman yang Jarang Diketahui Padahal Berkhasiat Tinggi bagi Tubuh

Pakar kesehatan sering merekomendasikan makanan seperti sayuran hijau sebagai pensuplai nu…