Home Regional Terjadi di Jembatan Musi IV Palembang Ayah Tewas Ditusuk Tombak 2 Orang di Hadapan Anak Kandung

Terjadi di Jembatan Musi IV Palembang Ayah Tewas Ditusuk Tombak 2 Orang di Hadapan Anak Kandung

3 min read
0
0
3

Seorang ayah bernama Azhari (45) tewas ditusuk tombak oleh dua orang di hadapan anak kandungnya, Iqbal (22). Peristiwa itu terjadi di atas Jembatas Musi IV, Senin (10/8/2020). Azhari adalah warga Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan IT II, Palembang.

"Pelakunya ada dua, mukanya tidak asing bagi saya. Tapi mereka pulang ke mana, namanya siapa, saya tidak tahu," ujar Iqbal saat ditemui di depan instalasi forensik RS Bhayangkara Palembang. Dikatakan Iqbal, beberapa hari sebelum peristiwa penusukan terjadi, ayahnya seperti sedang mengalami permasalahan. Hingga akhirnya pada Senin dini hari, sekira pukul 00.15 WIB, sang ayah minta ditemani oleh Iqbal untuk menemui seseorang di atas jembatan Musi IV.

"Saya tidak tahu apa masalahnya. Ayah cuma minta ditemani ke jembatan Musi IV. Waktu saya tanya ada masalah apa, ayah tidak kasih tahu. Saya cuma disuruh ikut saja. Jadi saya ikut saja sama ayah jalan kaki ke Musi IV," jelasnya. Setibanya di atas jembatan Musi IV, Iqbal dikejutkan dengan keberadaan dua orang pria yang sudah berada di tempat tersebut. Ia melihat kedua orang tersebut masing masing membawa senjata tombak di tangannya.

Kemudian langsung terjadi keributan hingga berujung pada penusukan terhadap korban. "Setelah menusuk, mereka langsung lari. Setelah itu saya minta tolong warga yang melintas untuk bawa ayah ke RS pelabuhan. Tapi nyawa ayah tidak tertolong," ujarnya. Hasil pemeriksaan forensik terhadap jenazah Azhari (45) menunjukkan adanya luka bacok serta tusukan benda tajam di wajah dan pinggang sebelah kanan korban.

Azhari, warga Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan IT II Palembang tewas ditikam di atas Jembatan Musi IV, Senin (10/8/20202) dini hari. "Masing masing ada satu luka benda tajam di wajah dan pinggang korban," ujar Dokter forensik RS Bhayangkara Palembang, dr Indra Sakti Nasution. Lebih lanjut dikatakan, korban mengalami luka yang cukup parah.

"Masing masing luka itu dapat menyebabkan kematian. Tapi kita tidak bisa menyimpulkan secara pasti, luka mana yang menyebabkan kematian karena hanya melakukan pemeriksaan luar, sesuai permintaan keluarga," ujarnya. Selanjutnya jenazah korban akan diserahkan kepada keluarga untuk kemudian segera dimakamkan di TPU Kandang Kawat Palembang.

Load More Related Articles
Load More In Regional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Dua Perangkat Desa di Tulungagung Ditahan Jaksa Beri Kesaksian Palsu Soal Pembunuhan

Karena memberikan keterangan palsu, dua perangkat Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat,…