Home Seleb Suami Karen Pooroe Tersangka Benarkah Tudingan Karen Idol & Keluarga kepada Arya

Suami Karen Pooroe Tersangka Benarkah Tudingan Karen Idol & Keluarga kepada Arya

7 min read
0
0
3

Tudingan Karen Pooroe kepada suami, Arya Satria Claproth, sebagai penyebab meninggalnya sang puri semakin jelas terkuak. Apalagi dengan adanya kabar terbaru bahwa suami Karen Idol telah ditetapkan sebagai tersangka. Kejanggalan yang selama ini dirasakan Karen Idol perlahan terbukti.

Dikabarkan , Kepolisian resmi menetapkan suami penyanyi Karen Pooroe, Arya Satria Claproth, menjadi tersangka dugaan kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT). Penetapan tersangka ini adalah tindak lanjut laporan Karen Pooroe ke Polrestabes Bandung terhadap suaminya yang diduga telah melakukan KDRT. "(Arya Satria Claproth) Sudah ditetapkan sebagai tersangka per hari ini," ucap Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya kepada Kompas.com, Rabu (11/3/2020).

Lantas kabar tersebut menjadi jelas menjawab tuduhan Karen setelah sang anak bernama Zefania Carina tewas dikabarkan jatuh dari lantai enam apartemen pada Jumat (7/2/2020) malam. Tanda tanda di tubuh anaknya pun tak menunjukkan luka seperti adanya jatuh dari ketinggian. Bahkan melalui kuasa hukumnya, Karen Idol dan keluarga menyebut kematian Zefania tak wajar.

Menurut mantan jebolan Indonesian Idol ini, putrinya sangat takut untuk berada di balkon tersebut. Kuasa Hukum penyanyiKaren Pooroe, Acong Latief, mengatakan, kliennya beserta keluarga menganggap kematian putri Karen,Zefania Carina(6), tidak wajar. "Kami dari kuasa hukum dan keluarga menganggap ini adalah kematian tidak wajar. Jadi memang banyak yang janggal," ujar Acong usai upacara pemakaman di TPU Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020) dikutip dari .

Kata Acong, ada beberapa kejanggalan yang masih dipertanyakan, yang pertama adalah soal waktu. "Dia (Zefania) meninggal antara jam 9 atau 10 malam, tetapi saudara Karen dikasih tahu besoknya jam 11 pagi. Itu pun dari kepolisian, bukan dari Arya dan keluarganya. Ini, kan, patut dipertanyakan ada apa," kata Acong. Kedua, pihak keluarga sangsi dengan balkon unit apartemen yang ditempati suami Karen, Arya bersama Zefania, meskipun mereka belum melihat langsung bentuknya.

"Balkon ini yang kami tahu tidak mungkin pendek, biasanya tinggi. Artinya untuk anak seumuran 6 tahun itu rasanya tidak mungkin untuk loncat di situ," ujar Acong. Sementara itu, Karen mengatakan, meski anaknya baru berusia enam tahun, tetapi menurutnya sang anak mengetahui mana yang berbahaya dan tidak. "Dan dia enggak bodoh, anak saya takut balkon," ujar Karen yang masih tampak lemas dan sedih.

Karen juga membenarkan unit apartemen tempat putrinya terjatuh merupakan apartemen yang pernah dipermasalahkan dirinya saat mencari keberadaan buah hati beberapa bulan silam. Kabarnya, apartemen tersebut milik dari artis Marshanda. "Itu akan kami cari tahu. Ketidakwajaran ini bahwa kami akan melakukan langkah hukum," ujar Acong.

Penyanyi Karen Pooroe atau Karen Idol dengan tegas menilai suaminya, Arya Satria Claproth, sangat lalai menajaga anaknya, Zefania Carina (6), yang diduga jatuh dari balkon lantai 6 apartemen. Pasalnya, saat kejadian Arya tengah berada di lokasi dan sedang bekerja menggunakan headset. "Pasti ini kelalaian, dia lalai, dia mau ambil anak tapi dia lalai untuk mengurus anak. Itu kecelakaan terjadi karena kelalaian," tegas Karen di Polres Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

Perempuan jebolan Indonesian Idol angkatan pertama itu pun mengatakan, bila Zefania diasuhnya, peristiwa ini tak akan pernah terjadi. "Saya kerja musik, apa apa di komputer, saya (kerja) malam kok. Tapi saya make sure dulu anak saya, tidur dulu supaya saya enggak ada gangguan atau kerja saya bisa benar. Tapi gimana bisa begitu? Itu lalai namanya, sangat lalai," kata Karen menegaskan. "Tidak akan terjadi kalau itu dengan saya, saya tidak akan meninggalkan anak itu sendiri," sambung Karen.

Masih mengutip dari Kompas.com, saat ini kata Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya kepolisian belum menahan Arya. Polrestabes Bandung akan memanggil Arya terlebih dahulu untuk pemeriksaan lebih lanjut berkait penetapan status tersangka tersebut. "Belum (ditahan), baru akan dibuatkan suratnya, untuk dipanggil," ujar Ulung.

Ketika ditanya kapan Arya akan dipanggil kembali oleh pihak kepolisian untuk pendalaman kasus, Ulung belum bisa memastikan. "Surat pemanggilan, nanti dari penyidik yang tahu kapan dipanggil," ujarnya. Polisi menjerat Arya dengan Pasal 45 ayat (2) Undang undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT.

Ancaman hukuman selama empat bulan penjara. Adapun, Zefania meninggal diduga jatuh dari balkon lantai enam apartemen Arya sekira pukul 21.30 WIB pada Jumat (7/2/2020). Zefania telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020).

Load More Related Articles
Load More In Seleb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Terima-kasih yang Telah Membully Banyak yang Meragukan Niatnya Maju Jadi Calon Presiden  Giring

Langkah Giring Ganesha maju sebagai calon Presiden RI di Pemilu 2024 menuai banyak respon,…