Home Internasional Seorang Marinir di Kesatuan Heli Kepresidenan Amerika Serikat Positif Covid-19

Seorang Marinir di Kesatuan Heli Kepresidenan Amerika Serikat Positif Covid-19

6 min read
0
0
0

Seorang marinir AS yang ditugaskan ke Skuadron Helikopter Marinir, dimana bertanggung jawab mengangkut Presiden Donald Trump, dinyatakan positif Covid 19. Sebelumnya, marinir tersebut terbang ke Bedminster, New Jersey, untuk mengantisipasi kedatangan Trump ke sana minggu ini. "Karena sangat hati hati, anggota marinir lain yang mungkin kontak dengan dia (marinir positif Covid 19), telah dihapus dari detasemen."

"Marinir yang terinfeksi juga tak pernah berhubungan langsung dengan helikopter Presiden," jelas juru bicara Korps Marinir AS, dilansir CNN . "Sebelum perjalanan Presiden ke Bedminster, Marinir Helikopter Skuadron Satu (HMX 1), telah diberitahu adanya anggota yang menjalani tes, dinyatakan positif Covid 19," imbuhnya. Mengutip SCMP , marinir tersebut menjalani tes corona pada Selasa dan dinyatakan positif pada Kamis.

Hal ini disampaikan oleh kapten Joseph Butterfiled. Seorang pejabat administrator senior, mengatakan kepada CNN marinir tersebut tak memiliki kontak dengan Donald Trump atau personel administrasi. Insiden ini merupakan kejadian terbaru dari pandemi di AS yang mengganggu sistem kerja Gedung Putih.

Sebelumnya, pejabat administrasi diperingatkan adanya seorang karyawan kafetaria Gedung Putih yang dinyatakan positif Covid 19 pada Mei lalu. Serta adanya dua staf Gedung Putih dan seorang anggota Angkatan Laut, yang bertindak sebagai penjaga pribadi Trump, positif Covid 19. Sejak itu, Gedung Putih berupaya keras melindungi Donald Trump dan Wakil Presiden, Mike Pence.

Presiden AS Donald Trump menyatakan kesediannya untuk bekerja sama dengan China atau negara lain terkait vaksin Covid 19. Hal itu ia sampaikan agar warga Amerika bisa segera memperoleh vaksin. Langkah ini rela ia lakukan meskipun meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington.

"Kami bersedia bekerja dengan siapa pun yang akan memberi kami hasil yang baik," kata Trump pada hari Selasa (21/7/2020), dikutip dari . Trump menjawab ketika ditanya apakah pemerintah akan berkolaborasi dengan China pada vaksin yang ditujukan bagi warga Amerika. Pernyataan itu muncul sehari setelah para peneliti mengatakan adanya vaksin yang menunjukan reaksi baik terhadap virus corona.

Vaksin tersebut dikembangkan oleh CanSino Biologics Inc China dan unit penelitian militer China. Hasil vaksin tersebut menujukkan reaksi aman dan memicu respons kekebalan pada sebagian besar subjek. Hal itu terungkap dalam studi tahap tengah yang diawasi oleh peneliti dengan ketat.

Kandidat CanSino merupakan salah satu dari banyaknya vaksin yang menunjukkan harapan dalam pengujian tahap awal. Vaksin lainnya yang juga bersiap untuk uji coba tersebut. Termasuk vaksin dari Moderna Inc yang berbasis di A.S dan BioNTech SE Jerman, dalam kemitraan dengan produsen obat Amerika Pfizer Inc.

Pada Senin kemarin, data dari percobaan awal gabungan kandidat vaksin yang sedang dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Oxford dan perusahaan Inggris Swedia AstraZeneca juga dirilis. Setelah tiga bulan absen dari pengarahan singkat harian tentang virus corona, Trump kembali ke podium pada hari Selasa (21/7/2020). Ia naik ke panggung sendiri, tanpa ditemani ahli kesehatan masyarakat.

Selain menyatakan dukungan untuk mengenakan masker sebagai cara untuk memerangi pandemi, Trump juga memperingatkan anak muda terhadap bar yang penuh sesak dan bisa menyebarkan penyakit. Itu semua menandai bahwa Trump menunda pembukaan kembali ekonomi yang telah diperjuangkannya sejak April lalu. Seperti yang diketahui, Trump telah lama bersitegang dengan pemerintah China.

Suami Melanie Trump ini menyalahkan China karena salah menangani pandemi virus corona yang mematikan. Terlebih, virus tersebut berasal dari kota Wuhan di China dan menyebar ke seluruh Amerika Serikat. Virus ini sudah menewaskan lebih dari 140.000 warga Amerika dan meningkatkan harapan untuk vaksin yang cepat dan layak.

"Saya pikir kita akan memiliki beberapa hasil yang sangat bagus. Kami sudah dalam pengujian. Tidak ada yang berpikir itu mungkin,” katanya. "Saya pikir Anda akan melihat sesuatu selama periode waktu yang cukup singkat berikutnya mungkin periode yang sangat singkat berkaitan dengan terapi dan vaksin yang sangat baik," pungkasnya.

Load More Related Articles
Load More In Internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Donald Trump Tantang Joe Biden Lakukan Tes Narkoba Jelang Debat Pemilu AS 2020

Presiden AS Donald Trump menantang rivalnya, Joe Biden untuk menjalani tes narkoba menjela…