Home Sport Sebagian Tim MotoGP Alami Krisis Finansial Karena Balapan Dihentikan Karena Virus Corona

Sebagian Tim MotoGP Alami Krisis Finansial Karena Balapan Dihentikan Karena Virus Corona

3 min read
0
0
7

Balapan yang urung digelar akibat pandemivirus coronamembuat sebagian besar tim diMotoGPterancam mengalami krisis finansial. MotoGPmasih dalam kondisi mati suri akibat pandemivirus corona. Sejak seri pertamaMotoGPQatar (ironisnya tanpa balapan kelasMotoGP), tidak ada kepastian soal kapan kejuaraan akan bergulir.

Krisis finansial mengancam seluruh tim, utamanya tim independen yang menggantungkan nasib mereka dari dana sponsor. Dengan belum adanya balapan sebagian daya tarik utama untuk dijajakan, tim harus berusaha keras untuk menghidupi staf dan pembalap dengan dana terbatas. FaustoGresinimenjadi salah satu orang yang dipusingkan dengan masalah ini. Sebab, timGresiniyang dimilikinya tampil di seluruh kelasMotoGP.

"Hal terpenting adalah memulai kembali kejuaraannya. Ada 70 orang di tim kami dan tentu saja saya khawatir ," kataGresini. "Kami akan kehilangan kesempatan, sponsor, pekerjaan. Penting untuk mengetahui bagaimana cara memperbaikinya," ucapnya lagi. Gresini mengajukan sebuah solusi agar tim bisa segera bangkit setelah periode krisis berakhir.

"Di antara semua kemungkinan, untuk memaksimalkan anggaran, saya bersedia menggunakan motor 2020 pada 2021," kata Gresini. Sebagai informasi, tim independen MotoGP mengeluarkan dana sekitar 2 juta euro (saat ini 35 miliar rupiah) untuk menyediakan dua buah motor bagi setiap pembalapnya. Sementara biaya pengadaan motor untuk tim kelas Moto2 berkisar di angka 400 ribu euro (7,1 miliar rupiah) selama semusim.

Tim balap di ajang MotoGP masih bisa mengharapkan subsidi yang mereka dapat setiap tahun dari Dorna Sports selaku penyelenggara. Namun demikian, pemasukan yang diharapkan masih seret karena tidak ada balapan yang bisa digelar. Padahal, MotoGP juga perlu memastikan seluruh tim berada dalam kondisi yang 'sehat' untuk bisa menghadirkan kompetisi yang menggigit saat situasi mulai kondusif.

Presiden Asosiasi Tim Balap di MotoGP (IRTA) Herve Poncharal mengaku telah mendapat jaminan dari CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta perihal bantuan bagi seluruh tim peserta. "Saat ini kami sedang mencari dana bantuan minimum untuk membantu tim bertahan hidup," kata Poncharal. "Kami akan menyelesaikannya dan bertahan sampai kejuaraan dimulai kembali. Kami akan baik baik saja," sambung pemilik tim Tech3 tersebut.

Load More Related Articles
Load More In Sport

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

MotoGP Austria 2020 – Tekad Valentino Rossi Gapai Podium Ke-200 Terganjal Kondisi Cuaca

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi sangat berhasrat untuk mencicipi podium ke …