Home Metropolitan Sanksi Tilang Menanti Pengguna Grabwheels di Jalan Raya dari Senin Besok

Sanksi Tilang Menanti Pengguna Grabwheels di Jalan Raya dari Senin Besok

5 min read
0
0
3

Sanksi tilang terhadap pengendara skuter listrik Grabwheels yang nekat berkeliaran di jalan raya ibu kota akan diberlakukan pada Senin (25/11/2019). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama dengan Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dalam larangan penggunaan skuter listrik yang melintas di jalan raya maupun trotoar. Nantinya skuter listrik ini hanya dapat dikendarai di kawasan tertentu yakni di tempat tempat yang sudah berizin.

Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar yang dilansir kanal YouTube KompasTV Minggu (24/11/2019). "Jalan yang bisa digunakan pengendara skuter listrik yaitu kawasan tertentu yang sudah mendapatkan izin dari pengelolanya misalnya bandara, stadion atau tempat wisata seperti Ancol," ujar Fahri. Fahri juga menambahkan selain memperhatikan kawasan lintasan skuter listrik, pengendara juga diwajibkan mematuhi standar keamanan sesuai peraturan yang ada.

"Kemudian pengendara harus mematuhi standar keamanannya yakni pengendara minimal umur 17 tahun, saat berkendara wajib menggunakan helm, alat pelindung siku maupun lutut," ungkap Fahri. "Sementara pada malam wajib ditambah dengan menggunakan rompi dan reflektor," imbuhnya. Di sisi lain, saat ini Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro jaya sedang menggodog aturan teknis penggunaan skuter listrik.

Nantinya aturan ini akan diterbitkan dalam bentuk peraturan Gubernur. Sembari menunggu peraturan diterbitkan, saat ini pengendara yang melanggar atau melintasi jalur yang tidak ditetapkan baru akan mendapatkan teguran. Namun perlu diingat mulaiSenin (25/11/2019) besok,Polri akan melaksanakan tindakan penilangan.

Dikutip dari laman Kompas.com (24/11/2019), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mejelaskan pasal yang akan dikenakan pada penendara yang melakukan pelanggran. Pelanggar aturan skuter listrik akan dijerat Pasal 282 Juncto Pasal 104 Ayat 3 Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Adapun sanksinya yakni dapat dipidana paling lama satu bulan dengan denda maksimal Rp 250.000.

Larangan pengguna skuter di sembarang tempat merupakan respons dari tragedi kecelakan November lalu di kawasan Senayan yang menyebabkan tewasnya dua pengendara skuter listrik. Diketahui, pada Minggu (10/11/2019) dini hari pengendara mobil Camry yakni DH menabrak enam pengguna skuter listrik di wilayah Senayan, Jakarta. Empat orang mengalami luka luka dan dua pengendara meninggal dunia.

Sete;ah indisen tersebut, dilakukan pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya, tersangka DH terbukti lalai dalam mengendarai mobil mewahnya. DH positif berkendara di bawah pengaruh alkohol. Penanganan dalam perkara ini sebelumnya mendapatkan protes keras dari keluarga korban.

Pasalnya polisi sempat tidak melakukan penahanan terhadap tersangka DH. Polisi menuturkan kalau penyidik memiliki dua pertimbangan tidak menahan tersangka. Pertama tersangka dinilai tidak akan menghilangkan barang bukti, kedua tersangka tidak akan melarikan diri.

Tak hanya itu, protes juga dilemparkan oleh korban terkait keterangan polisi yang dinilai berat sebelah. Polisi sebelumnya mengatakan kalau pihak tersangka setelah menabrak sempat melakukan pertolongan. Namun dari kesaksian korban yang selamat, tak ada pertolongan sedikitpun dari pihak tersangka.

"Pada waktu saya ketabrak itu, posisi saya paling belakang, saya ketabrak mental ke kap mobil, ke kaca baru ke atap mobil dan jatuh dan saat itu tidak ditolong sama sekali oleh pengendara mobil," ujar Bagus korban selamat dalam insiden itu, Namun setelah dilakukan gelar perkara terhadap kasus tersebut, Polda Metro Jaya mengumumkan kalau tersangka DH resmi ditahan. Atas tindakannya DHdijerat denganPasal 311 Undang Undang No 22 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancamanlima tahun penjara.

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wakil Wali Kota Jakpus Datangi Wisma Antara Lima Pegawai Kantor Berita Antara Positif Covid-19

Peninjauan di lantai 19 dan 20 gedung tersebut karena adalima pegawai Kantor Berita Antara…