Home Bisnis Saham Perusahaan Sandiaga Anjlok

Saham Perusahaan Sandiaga Anjlok

4 min read
0
0
5

Harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terjun bebas dalam beberapa hari terakhir. Per Kamis (18/4), sebagaimana dikutip dari RTI, saham Saratoga berada di posisi 3530, turun 310 poin atau minus 8,07 persen. Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) dibuka anjlok pada perdagangan perdana pascapemilu. Menurut data RTI, harga saham SRTG sempat turun 11,46% di awal perdagangan ke Rp 3.400. Pada akhir perdagangan sesi I, penurunan harga saham SRTG mengecil menjadi 3,91% ke level Rp 3.690 per saham.

Anjloknya saham Saratoga lantas dikaitkan dengan kontestasi politik, di mana pemiliknya, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, kalah suara dalam hitung cepat. Kandidat nomor urut 01 Joko Widodo dan Maruf Amin unggul dalam hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei. Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan muncul reaksi negatif dari pelaku pasar bahwa kinerja Saratoga akan turun jika Sandi kalah. Namun, menurut dia hasil Pemilu tak terlalu berdampak signifikan pada saham perusahaan tersebut. "Terkait pemilu memang ada pengaruhnya, tapi tidak terlalu signifikan. Lebih kepada investor dan analis suka menghubungkan satu kejadian dengan kejadian lain," ujar Reza kepada Kompas.com, Kamis (18/4).

Reza menduga ada faktor lain yang menyebabkan saham Saratoga terus merah. Diketahui, Saratoga melepas 19 juta saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Transaksi dilakukan pada tanggal 8 April sebanyak 5 juta saham, 9 April sebanyak 2 juta saham, 10 April sebanyak 7 juta saham dan 12 April sebanyak 5 juta saham. Setelah transaksi, kepemilikan Sandiaga atas saham SRTG turun menjadi 586.365.429 dari 605.365.429, atau setara 21,61 persen dari sebelumnya 22,31 persen saham. Menurut Reza faktor tersebut lebih berdampak signifikan membuat saham Saratoga terus turun. Pasar membaca gelagat bahwa Sandi menjual saham untuk kepentingan politiknya sebab tak ada pernyataan resmi yang menjelaskan alasan Saratoga melepas aset.

"Ketika Sandi lepas saham, asumsinya dia jual saham buat dana kampanye. Padahal belum tentu juga. Bisa saja dia buat menyiapkan bisnis lainnya," kata Reza. "Karena tidak jelas infonya sehingga memunculkan asumsi tadi," lanjut dia. Harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk pada Kamis (18/4) mendekati level terendah SRTG tahun 2019 yang ada di Rp 3.640 per saham pada 9 Januari lalu. Sedangkan harga saham tertinggi Saratoga tahun ini adalah Rp 4.490 per saham yang tercapai pada 11 Maret 2019. Harga saham SRTG hari ini turun 17,82% dari level tertinggi 2019.

Hasil hitung cepat yang menunjukkan ketertinggalan ini menjadi sentimen negatif lain bagi pergerakan SRTG. Dari aspek fundamental, kinerja SRTG juga tidak menggembirakan. Berdasarkan laporan keuangan SRTG, tahun lalu perusahaan perdagangan dan investasi ini mencatatkan rugi tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp 6,19 triliun. Kerugian Saratoga disebabkan oleh kerugian portofolio investasi SRTG. Padahal tahun sebelumnya perusahaan ini membukukan laba Rp 3,27 triliun.

Load More Related Articles
Load More In Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Serikat Pekerja Minta Influencer Cabut Kampanye RUU Cipta Kerja & Minta Maaf

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak keras kampanye para influencer di med…