Home Regional Pria yang Lari Tanpa Busana dari Hotel Sambil Minta Tolong di Medan Ternyata Diancam 2 Waria

Pria yang Lari Tanpa Busana dari Hotel Sambil Minta Tolong di Medan Ternyata Diancam 2 Waria

3 min read
0
0
2

Viral di media sosial video seorang pria bertelanjang bulat di depan sebuah hotel di Jalan Waru, Kelurahan Sekip, KecamatanMedanPetisah, Sumut. Dalam video yang tersebar, tampak pria itu berlari di depan hotel dan tampak juga sejumlah warga ramai berkumpul. Terkait video itu, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 22.30 WIB.

Pria yang lari telanjang bulat dan meminta pertolongan warga itu berinisial AAD. Kepada polisi, AAD mengaku saat itu dia menggunakan aplikasi MiChat, Mengajak seorang perempuan bernama Windi Dian untuk bertemu dan berkenalan.

Mereka bersepakat bertemu di Jalan Waru. "Setelah ketemuan, Windi Dian mengajak AAD ke Hotel OYO Prime Inn kamar 305 untuk mandi, untuk membersihkan diri," ujar Martuah saat dihubungi, Sabtu (30/5/2020). Setelah masuk ke dalam kamar, AAD bertemu seorang waria bernama Zega yang baru keluar dari kamar mandi.

Zega kemudian meminta AAD untuk melepaskan seluruh pakaiannya yang akhirnya dituruti AAD. Tak berselang lama, datang seorang waria lainnya ke dalam kamar. Waria yang baru masuk itu bernama Reza Iqbal alias Brenda.

Brenda tiba tiba mengancam dan mengambil pakaian dan tas milik AAD yang berisi dua unit ponsel dan dan kunci sepeda motor. AAD pun ketakutan dan memohon kepada Brenda agar mengembalikan pakaian dan tasnya tetapi Brenda menolak. "Reza Iqbal alias Brenda mengancam AAD dengan mengatakan 'kau bayar Rp 5 juta,

Kalau enggak kugorok kau'," ujarnya menirukan. Mendengar ancaman itu, AAD ketakutan dan langsung melarikan diri keluar kamar hotel dengan tidak berpakaian, sambil berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu langsung mendekati AAD yang sudah berada di seberang jalan.

Kepada warga, AAD mengaku dirampok di kamar 305. "Warga langsung masuk hotel menuju kamar 305 dan menemukan tiga orang di kamar tersebut. Wargapun marah dan meminta pakaian dan tas AAD dikembalikan," katanya Tak lama kemudian, warga menangkap tiga orang tersebut dan membawanya ke lobi hotel.

Mendapat laporan adanya keributan, personel PolsekMedanBaru mendatangi lokasi kejadian. Adapun tiga orang di dalam kamar hingga kini masih diperiksa.

Load More Related Articles
Load More In Regional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Dua Perangkat Desa di Tulungagung Ditahan Jaksa Beri Kesaksian Palsu Soal Pembunuhan

Karena memberikan keterangan palsu, dua perangkat Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat,…