Home Internasional Pria Ini Ajak Kencan Wanita yang Rela Berbagi Tisu Toilet Untuknya Di Tengah Wabah Virus Corona

Pria Ini Ajak Kencan Wanita yang Rela Berbagi Tisu Toilet Untuknya Di Tengah Wabah Virus Corona

6 min read
0
0
3

Banyak kisah unik yang terjadi di tengah wabah virus corona. Salah satunya juga terjadi di Jepang. Dikutip dari World of buzz, kisah unik ini dialami oleh pemilik akun Twitter @shihon029.

Jika diibaratkan sebuah film, kisah ini mungkin termasuk dalam genre komedi romantis. Kala itu Shi Hon tengah berada di sebuah drugstore atau toko obat untuk membeli tisu toilet. Faktanya, selain hand sanitizer dan masker, tisu toilet menjadi salah satu benda yang langka akibat virus corona.

Beruntung, Shi Hon masih bisa mendapatkan kertas tisu di drugstore yang ia datangi. Itu adalah persediaan tisu toilet terakhir di drugstore terebut. Setelah mendapatkan tisu toilet yang ia cari, Shi Hon langsung menuju kasir.

Saat ia hendak membayarnya, Shi Hon mendengar seorang pria bertanya pada pegawai toko. Pria tak dikenal itu menanyakan apakah masih ada persediaan kertas tisu toilet? Dengan kecewa, pegawai drugstore itu mengatakan jika persediian tisu toilet telah habis.

Meski merasa kasihan, namun Shi Hon hanya diam. Saat perjalanan pulang ia baru menyadari ternyata, pria tersebut tinggal di gang yang sama dengan Shi Hon. Bermula dari itulah, Shi Hon memberanikan diri untuk menawarkan sebagian tisu toilet miliknya.

Awalnya Shi Hon hanya menawari dua gulung tisu, kemudian ia berubah pikiran. Ia bermurah hati dan menawarkan lebih banyak tisu jika pria tinggal bersama keluarga besarnya. Namun pria itu menolak, ia mengatakan jika dua gulung tisu cukup.

Apalagi pria itu hanya tinggal seorang diri. Tak butuh waktu lama, mereka akhirnya bertukar nomor telpon. Di hari yang sama peristiwa itu terjadi, pria itu mengirim pesan ke Shi Hon.

Pria itu mengucapkan terimakasih atas kebaikakan hati Shi Hon. "Terima kasih, kamu benar benar menyelamatkanku. Aku ingin membalas kebaikanmu dengan benar, jadi apakah kamu bersedia untuk pergi makan malam bersama?

Atau jika ada sesuatu yang ingin kamu lakukan, katakan saja," ujar pria itu. Shi Hon bingung, ia lalu bertanya pada pengikutnya di Twitter apa yang harus ia lakukan. Harusnya ia berkencan dengan pria yang yang dikenalnya karena tisu toilet?

"I just lost the toilet paper at home earlier and I barely got the last one at the drugstore, But there was a man at the cash register that said, "I don't have toilet paper anymore …" Case where two people rolled up after accounting and asked to exchange their contacts alone," tulis Shi Hon.

Momen Hari Kasih Sayang atau Valentine di China tahun ini sangat berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya epidemi virus corona yang menginfeksi 28 negara. Dilansir ekd.me , tahun ini coklat, bunga dan boneka tidak menjadi primadona saat Valentine.

Buket masker, antiseptik dan sarung tangan jauh lebih berharga dan romantis kali ini. Mereka menyulap masker, antiseptik dan sarung tangan menjadi sebuah buket yang cantik. Orang orang di China yang masih merayakan Valentine mengunggah foto buket mereka di aplikasi Weibo.

Seorang mengatakan betapa sulitnya mendapatkan masker wajah. Mereka mengatakan jika seseorang rela membelikan masker untuk orang lain saat ini, bisa jadi salah satu tanda kesungguhan cintanya. “Jika seorang gadis menerima buket topeng wajah tahun ini maka mereka dapat mempertimbangkan untuk menikahi pria itu."

"Sangat sulit menemukan masker wajah sekarang sehingga lelaki itu harus menghabiskan banyak waktu dan energi untuk mencari topeng itu,” ungkap seorang pria dikutip dari World of buzz. Masker tidak hanya lebih praktis daripada coklat atau bunga, tapi juga bisa menyelamatkan hidup seseorang.

Load More Related Articles
Load More In Internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Donald Trump Tantang Joe Biden Lakukan Tes Narkoba Jelang Debat Pemilu AS 2020

Presiden AS Donald Trump menantang rivalnya, Joe Biden untuk menjalani tes narkoba menjela…