Home Metropolitan Polisi Tangkap Pembuat & Pemasang Spanduk Provokatif Bernada SARA di Cililitan

Polisi Tangkap Pembuat & Pemasang Spanduk Provokatif Bernada SARA di Cililitan

5 min read
0
0
5

Subdit IV Jatanras Ditreskrimum menangkap AMS (58) pelaku tindak pidana diskriminasi ras dan etnis, dengan memasang dan membuat ujaran kebencian yang viral di daerah , , beberapa waktu lalu. AMS dibekuk di rumahnya di Kramartati, . Kabid Humas mengatakan petugas telah mencabut provokatif berisi ujaran kebencian terkait yang dipasang AMS.

Spanduk itu berisi ajakan demo menolak pembangunan bioskop XXI di dekat Masjid As Sinah di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur. Aksi demo pada hari Jumat, 17 Januari 2020. Jam 13.00 WIB (setelah Sholat Jumat). Bareng bareng kita usir China brengsek dari '. AMS katanya dianggap melanggar hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 jo pasal 4 huruf b nomor 1 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis dan atau menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap sesuatu atau beberapa golongan penduduk di Negara Indonesia.

"Tersangka AMS pekerjaan wiraswasta, berperan sebagai pengkonsep, pembuat, pemesan, pendana, dan pemasang terkait ," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/1/2020). Ia menjelaskan awalnya pada kamis 16 Januari 2020 beredar viral dan brosur yang bernada provokatif menyinggung salah satu etnis di media sosial. "Hal itu langsung ditindak lanjuti oleh Unit 3 Subdit 4 Ditreskrimum untuk dilakukan penyelidikan," kata Yusri.

Akhirnya kata dia.diperoleh keterangan bahwa telah terpasang dua buah yang mengandung konten diskriminasi Ras dan Etnis di daerah , . "Dua tersebut terpasang di pagar turunan Condet atau putaran pangkalan ojek Turcon di Kelurahan , Kecamatan Kramat Jati , dan di pagar Klink Gigi Darma Mulia di Jalan Raya Dewi Satika, Kelurahan Kecamatan Kramat Jati, ," katanya. Kemudian Unit 3 Subdit 4 Jatanras melakukan pendalam dan diketahui yang beredar tersebut adalah milik tersangka. "Tersangka mengakui miliknya dan dibuat sendiri olehnya," kata Yusri.

Karena perbuatannya tambah Yusri, tersangka dikenakan Pasal 16 junto Pasal 4 huruf b UU RI No.40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, dan atau Pasal 156 KUHP junto Pasal 55 KUHP. "Yang ancaman hukumannya penjara selama lima tahun," kata Yusri. Spanduk ajakan menggelar aksi menolak pembangunan Bioskop dekat Masjid As Sinah di Pusat Grosir (PGC), Kecamatan Kramat Jati, viral di media sosial.

Dalam berukuran cukup besar itu, terpampang kalimat ajakan: Ikutilah aksi demo bela agama Islam dan Pribumi menolak Bioskop dekat Masjid As Sinah di PGC. Aksi demo pada hari Jumat, 17 Januari 2020. Jam 13.00 WIB (setelah Salat Jumat), bareng bareng kita usir China brengsek dari . Camat Kramat Jati Eka Darmawan membenarkan pemasangan yang mengatasnamakan satu organisasi masyarakat (Ormas).

Namun tersebut sudah dicopot pada Rabu (15/1/2020) berdasarkan permintaan dari pimpinan Ormas yang hendak menggelar aksi demo. "Sudah dicopot. Soal siapa yang pasang saya kurang paham, tetapi untuk kegiatan demo. Kita 3 pilar Kramat Jati pilar sudah melaksanakan pertemuan pimpinan Ormas," kata Eka di Kramat Jati, , Kamis (16/1/2020). Pemasang belum diketahui karena berdasarkan hasil perbincangannya dengan pimpinan Ormas.

Eka menuturkan tersebut belum dipasang, sehingga pimpinan Ormas juga tak mengetahui siapa yang memasang. "Saat kita pertemuan di rumahnya masih dilipat, saya lihat dan belum ada pemasangan . Laporan cuman satu," ujarnya. Sementara Danramil Kramat Jati Kapten Inf Hadi Sasmungi masalah pemasangan sudah diselesaikan secara musyawarah.

Dalam pencopotan , Hadi menyebut jajarannya hanya bersifat mendampingi pihak Ormas dan Polsek Kramat Jati. "Jadi bukan kita yang mencopot, kita hanya mendampingi. Dicopot atas permintaan Ormas sendiri, pak Kapolsek juga kemarin hadir, sekarang masalahnya sudah selesai," tutur Hadi. ( )

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wakil Wali Kota Jakpus Datangi Wisma Antara Lima Pegawai Kantor Berita Antara Positif Covid-19

Peninjauan di lantai 19 dan 20 gedung tersebut karena adalima pegawai Kantor Berita Antara…