Home Metropolitan Polda Metro Jaya: Kehadiran ETLE Dapat Membuat Masyarakat Taat Rambu

Polda Metro Jaya: Kehadiran ETLE Dapat Membuat Masyarakat Taat Rambu

2 min read
0
0
11

Penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) oleh Ditlantas Polda Metro Jaya diharapkan dapat membuat masyarakat sadar dalam berkendara. Tanpa kehadiran petugas, sistem tersebut dapat merekam perilaku masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalu lintas. "Maka, dengan adanya pemasangan e TLE ini kita berharap masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas. Jadi, tanpa kehadiran polisi di lapangan pun rambu rambu lalu lintas tetap dipatuhi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Selasa (9/7/2019).

Menurutnya, sistem ETLE dapat mendisiplinkan masyarakat. Mengingat meski tidak terdapat petugas, pelanggaran juga dapat diketahui melalui ETLE. "Kini, rambu rambu lalu lintas lah yang menjadi acuannya. Jadi, kita bisa mendisiplinkan diri sendiri," tutur Argo. Argo menilai kehadiran ETLE merupakan wujud berkembangnya teknologi.

Ibu Kota DKI Jakarta harus menggunakan teknologi itu agar tidak ketinggalan dengan kota dan negara lain. "Ini adalah kemajuan yang kita lakukan dengan berkembanganya teknologi yamg semakin maju," ucap Argo. "Saya yakin banyak investor yang masuk ke Jakarta berbondong bondong melihat kota Jakarta ini teratur dan aman," Argo.

Seperti diketahui, Ditlantas Polda Metro Jaya mulai menerapkan empat fitur tambahan pada kamera tilang elektronik atau E TLE (electronic traffic law enforcement) mulai hari ini, Senin (1/7/2019). Empat fitur tambahan tersebut dapat mendeteksi apa yang dilakukan pengemudi di dalam mobil. Aktivitas yang dapat direkam diantaranya penggunaan telepon genggam saat mengemudi dan pemakaian sabuk pengaman.

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wakil Wali Kota Jakpus Datangi Wisma Antara Lima Pegawai Kantor Berita Antara Positif Covid-19

Peninjauan di lantai 19 dan 20 gedung tersebut karena adalima pegawai Kantor Berita Antara…