Home Seleb Nickelodeon Umumkan SpongeBob sebagai Bagian Komunitas LGBTQ+ bersama Korra & Schwoz Schwartz

Nickelodeon Umumkan SpongeBob sebagai Bagian Komunitas LGBTQ+ bersama Korra & Schwoz Schwartz

3 min read
0
0
3

SpongeBob Squarepants adalah bagian dari komunitas LGBTQ+, Nickelodeon mengonfirmasi dalam sebuah cuitan Sabtu (13/6/2020) lalu. "Merayakan #Pride dengan komunitas LGBTQ + dan teman teman mereka bulan ini dan setiap bulan," tulis Nickelodeon. Selain SponegBob, Nickelodeon juga memasukkan nama Schwoz Schwartz dari Henry Danger, dan Korra dari Avatar: The Legend of Korra.

Meski begitu, Nickelodeon tidak menjelaskan secara gamblang identitas maupun orientasi seksual SpongeBob. Namun, Twitter langsung meramaikan postingan "Spongebob Gay" Namun, Stephen Hillenburg sang kreator penah menyebut, SpongeBob dan temannya, Patrick Starfish bukanlah homoseksual.

Hillenburg lebih menyebut mereka sebagai aseksual. "Kami tidak pernah berniat membuat mereka menjadi gay," ucap Hillenburg kepada People tahun 2005 lalu. "Kami hanya membuat mereka menjadi lucu."

Di sisi lain, Korra dan Schwoz memiliki cerita yang berbeda dengan Spongebob. Seperti yang dilansir GLAAD tahun 2017 lalu, serial animasi The Legend of Korra memberikan akhir yang membahagiakan untuk tokoh utama perempuannya pada episode final tahun 2014. Michael Dante DiMartino dan Brian Konietzko, sang kreator, masing masing merilis pernyataan, Korra dan Asami adalah biseksual.

"Kalian boleh merayakannya, merangkulnya, menerimanya, melewatinya, atau apa pun yang kalian rasa perlu dilakukan, tetapi tidak dengan penyangkalan," tulis Konietzko. "Ini adalah cerita resmi." "Kami menerima beberapa respons pers yang luar biasa setelah seri final berakhir, dan hampir setiap bagian yang saya baca sudah benar: Korra dan Asami saling menyukai."

"Apakah mereka berteman? Ya." "Tapi meski demikian, mereka juga memiliki perasaan romantis satu sama lain." Sementara itu, Michael D Cohen, yang berperan sebagai Schwoz dalam Henry Danger mendiskusikan identitas gender dan transisinya dengan Time pada tahun 2019.

Ia tidak membahas gender atau seksualitas dari karakter yang diperankanya tetapi ia berbagi pengalamannya sendiri. "Jenis kelamin saya salah ditafsirkan saat lahir," katanya. "Kini saya diidentifikasi sebagai laki laki dan bangga, saya memiliki pengalaman, perjalanan transgender."

Load More Related Articles
Load More In Seleb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Terima-kasih yang Telah Membully Banyak yang Meragukan Niatnya Maju Jadi Calon Presiden  Giring

Langkah Giring Ganesha maju sebagai calon Presiden RI di Pemilu 2024 menuai banyak respon,…