Home Metropolitan Netizen Kritik Kebijakan Pemprov DKI 82 M & Lem Aibon Trending Twitter Tagar Ahok

Netizen Kritik Kebijakan Pemprov DKI 82 M & Lem Aibon Trending Twitter Tagar Ahok

6 min read
0
0
8

Tagar , 82 M dan Lem Aibon menjadi trending twitter pagi ini, Rabu (30/10/19). Ribuan cuitan meramaikan tagar tersebut. Sejumlah netizen menyooroti kebijakan hingga membandingkan kepemimpinan Anies dengan gubernur sebelumnya, Basuki Tjahja Purnama (Ahok ).

Lem aibon 15 rebu aja bisa bikin mabok gimana 82 M. Anggaran buat ngecat jalur sepeda 76 M,beli aibon 82 M,158 M hasilnya appa an,mending buat beli kapal kasih ke nelayan 2x. Gilak mau ngelem apaan sampai 82 M

Lem Aibon 82 M lebih.. Ballpoin 123 M lebih.Ada lagi Mr @aniesbaswedan????Anda adalah Gubernur yg paling santun gak sombong.. Penyerapan Anggaran keren..WTP di peroleh..tapi kok gk ada Karya yah.. Eh..diem" aja itu Anggaran bablas. Sya bukan mmang bukan org Jakarta, tapi sya heran sma @aniesbaswedan smpai mnghabiskn uang sbesar 82 M yg jlas" bkan uang pribadi hnya untuk beli lem, ap tdak ad lg gunanya anggaran di Jakarta smpai" dgunakan untuk hal" yg tdak brmutu sperti itu?. Anggaran 82 M setahun buat , bisa buat ngefly seluruh warga Jakarta dalam 1 tahun mendatang. Ckhuakxxz

Aibon itu harganya 10 ribu, klau pake 82 M bisa dapat 8,2 juta aibon. Mayanlah, bisa buat ngelem seprovinsi selama 5 tahun. 82 M buat belanja lem mah murah atuh. Masih borosan budget belanja emak gue tuh Diketahui, website apbd.jakarta.go.id tengah menjadi sorotan.

Lantaran di laman tersebut, tertera pembelian lem Aibon dengan anggaran belanja 82 miliar. Mulanya, Anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana mengungkap adanya anggaran yang dinilai janggal dalam APBD 2020. Melalui akun Instagramnya @willsarana ia mengunggah foto yang memperlihatkan rencana pembelian dengan total anggaran mencapai Rp 82 miliar.

"Murid di sekolah di DKI Jakarta disuplai 2 kaleng setiap bulan" demikian keterangan dalam unggahan tanggal 29 Oktober 2019 tersebut. Berikut unggahan lengkapnya : "Sampai sekarang publik belum bisa mengakses dokumen APBD 2020 di apbd.jakarta.go.id. Padahal pembahasan anggaran sudah dimulai di DPRD. ⁣ ⁣ Namun, kami berhasil mendapatkan cara untuk mengakses nya. Lalu kami menemukan anggaran yang cukup aneh lagi yaitu pembelian sebesar 82 milliar lebih oleh Dinas Pendidikan⁣ ⁣ Lem aibon itu dibeli untuk 37500 murid di DKI Jakarta. Artinya Dinas Pendidikan mensuplai 2 kaleng lem Aibon per murid setiap bulanya. ⁣ ⁣ Buat apa murid murid kita disuplai 2 kaleng tiap bulanya? Tolong jelaskan. ⁣ ⁣ Note: Jika tulisan ini viral berikut adalah link anggaran tersebut. Jangan sampai Pemprov DKI takedown lagi APBD nya dari website mereka," tulisnya.

Setelah itu,William Aditya Sarana mengatakan bahwa saat ini websiteapbd.jakarta.go.id tidak bisa diakses. Lantas, unggahan tersebut viral dan menjadipembicaraan publik. Dinas Pendidikan DKI Jakarta langsung angkat bicara.

Ia mengaku akan mengecek ulang pengajuan anggaran dalam dokumen rancangan KUA PPAS 2020. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati mengomentari temuan politisi PSI William Aditya Sarana mengenai anggaran untuk pembelian lem Aibon sebesar Rp 82,8 miliar. "Ini sepertinya salah ketik, kami sedang cek ke semua komponennya untuk diperbaiki, " kata Susi Nurhati saat dihubungi di Jakarta, Selasa (29/10/2019) malam, seperti dikutip Antara.

Susi menyatakan, dalam usulan anggaran dinas melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat itu, item yang diusulkan berupa kertas dan tinta saja dan menegaskan tidak ada pengajuan anggaran untuk pembelian . "Itu ATK, tapi kami hanya mengusulkan kertas dan tinta saja," ujarnya. Selanjutnya, Susi mengatakan, pihaknya akan menyelidiki pihak yang menginput pembelian lem sebanyak Rp 82,8 miliar tersebut.

"Kami akan cek ke seluruh SDN di Jakarta Barat, kami revisi usulan anggaran itu terakhir hari Jumat (25/10) malam. Dan sekarang juga akan kami cek kembali keseluruhannya," katanya. Bahkan harga untuk satu kaleng kecil Rp 13.000.

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wakil Wali Kota Jakpus Datangi Wisma Antara Lima Pegawai Kantor Berita Antara Positif Covid-19

Peninjauan di lantai 19 dan 20 gedung tersebut karena adalima pegawai Kantor Berita Antara…