Home Metropolitan Lebih Mahal Dibanding Rumah Dinas Gubernur 61 Miliar Biaya Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Rp 3

Lebih Mahal Dibanding Rumah Dinas Gubernur 61 Miliar Biaya Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Rp 3

5 min read
0
0
10

Setelah ramai persoalan anggaran untuk rehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta senilai Rp 2,4 miliar, belakangan diketahui rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta pun ternyata dilakukan rehabilitasi. Anggaran yang disediakan pun lebih besar, yakni Rp 3,61 miliar. Bedanya, rehabilitasi rumah dinas Ketua DPRD DKI sudah tertuang dalam APBD P 2019.

Sedangkan rumah dinas Gubernur DKI baru diusulkan dalam draf Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2020 untuk APBD 2020. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP), Heru Hermawanto membenarkan perihal rehabilitasi rumah dinas Ketua DPRD DKI itu. Katanya, proses rehabilitasi dilakukan karena bagian atap bangunan tersebut sudah mengalami kerusakan.

"Iya betul, (rumah dinas) ketua DPRD juga kan mengalami atap rusak, atapnya juga parah," ujar Heru saat dihubungi, Selasa (8/10/2019). Biaya terbesar untuk merehabilitasi rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta ada pada peningkatan lantai di bagian belakang bangunan utama. Besaran anggarannya Rp 3,2 miliar.

Pembangunan lantai bertingkat tersebut kata Heru, bukan masuk dalam bagian gedung induk. Sama seperti rumah dinas Gubernur DKI, rumah dinas Ketua DPRD DKI juga berstatus cagar budaya. Sehingga penambahan atau pengurangan bentuk bangunan tidak dibenarkan. "Peningkatan lantai itu ada namanya rumah penjaga. Dulu kan nggak pernah disiapkan. Bukan bangunan gedung induknya. Kalau bangun gedung induknya nggak boleh kita nambah nambah bangunan," jelas dia.

Adapun saat ini proses merehabilitasi bangunan tersebut sedang berlangsung. Sekretaris Dewan DPRD DKI Jakarta, M Yuliadi mengatakan seluruh proses rehabilitasi rumah dinas Ketua DPRD DKI rampung seluruhnya pada Desember mendatang. "Rencana selesai bulan Desember (2019)," ujarnya lewat pesan singkat.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono pertanyakan usulan anggaran Rp 2,4 miliar untuk merehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. Gembong Warsono menilai, rumah dinas tersebut masih sangat layak huni sehingga tidak perlu dilakukan rehabilitasi. Menurut dia, lebih baik anggaran Rp 2,4 miliar dialokasikan untuk merenovasi sekolah dibandingkan merehabilitasi rumah dinas gubernur.

"Menurut kami itu masih sangat layak untuk pak Gubernur. Rumahnya masih bagus. Rp 2,4 miliar kalau untuk betulin sekolah sudah berapa sekolah yang bisa diperbaiki?" ucap Gembong saat dihubungi, Jumat (4/10/2019). PDIP bakal memanggil dan meminta penjelasan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait rincian penggunaan dana Rp 2,4 miliar tersebut. "Kita pertanyakan ini nanti dalam pembahasan di Badan Anggaran," ujarnya.

Diberitakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk merehabilitasi rumah dinas Gubernur DKI Jakarta dengan nilai anggaran mencapai Rp 2,4 miliar. Angka tersebut terlihat dalam draf pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2020. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta, Heru Hermawanto membenarkan adanya usulan tersebut.

Heru menyebut, hal yang paling banyak kena rehabilitasi adalah pada genting dan plafon rumah serta pengecatan ulang beberapa ruangan. "Atapnya sudah mulai keropos, interiornya juga. Sama beberapa ruang yang lain. Ruang ruang itu kan perlu ada perapian, pengecatan ulang, dan sebagainya. Paling banyak atap sama plafon, itu hampir mau diangkat," ungkap Heru saat dikonfirmasi, Jumat (4/10/2019) Rumah dinas Gubernur DKI Jakarta sendiri berstatus sebagai cagar budaya kelas B.

Karena itu anggaran Rp 2,4 miliar untuk rehabilitasi disebut sudah sesuai lantaran banyaknya kaidah yang mesti dipenuhi.

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wakil Wali Kota Jakpus Datangi Wisma Antara Lima Pegawai Kantor Berita Antara Positif Covid-19

Peninjauan di lantai 19 dan 20 gedung tersebut karena adalima pegawai Kantor Berita Antara…