Home Travel Kisahnya Viral di Medsos Bayi Gajah yang Diikat di Leher Ibunya Pingsan karena Kelelahan

Kisahnya Viral di Medsos Bayi Gajah yang Diikat di Leher Ibunya Pingsan karena Kelelahan

4 min read
0
0
4

Gajah menjadi satu hewan yang populer di Thailand. Ada banyak tempat wisata di Thailand yang menawarkan fasilitas naik gajah. Namun tahukah kamu dibalik kelucuan gajah, ada fakta menyedihkan dibaliknya.

Seperti yang tengah menjadi viral di medsos ini misalnya. Saat itu terlihat ibu gajah tengah membawa wisatawan di punggungnya. Sementara si anak gajah tampak berjalanan terhuyun huyun dan akhirnya terjatuh karena kelelahan.

Khawatir dengan kondisi anaknya, sang ibu gajah dengan lembut mencoba membawa bayinya kembali untuk melanjutkan perjalanan. Temperatur yang mencapai 40 derajat tidak menghentikan gajah itu melanjutkan tur mereka. "Bayi gajah ini sangat kelelahan, dan kamu dapat melihat sang ibu menghibur dan mendorongnya untuk bangun," seorang turis mengungkapkan.

Turis itu juga menuturkan jika selama liburannya ke Thailand bersama teman temannya, dia mengaku melihat banyak bayi gajah dengan nasib serupa di sekitar kota. “Ada lebih banyak bayi gajah yang diikat dengan ibu mereka berjalan jalan bersama turis di punggung mereka di bawah terik matahari. Saya hanya khawatir tentang gajah itu, dan saya ingin memastikan mereka menjaga kesehatan mereka, ”Daily Mail melaporkan. Mengetahui jika video gajah itu viral di medsos, seorang juru bicara untuk kebun raya mengatakan bahwa gajah itu 'sehat dan diperlakukan dengan sangat baik'.

Dia menambahkan masalah kesehatan segera ditangani oleh dokter hewan, meskipun anak gajah dalam kondisi prima. Namun, ini bukan satu satunya kasus yang melibatkan bayi gajah. Beberapa bulan yang lalu, Dumbo yang berusia 2 tahun meninggal karena kaki depannya tersangkut lumpur.

Bahkan sebelum kejadian itu, Dumbo diperlakukan dengan buruk karena tulangnya tampak menonjol di kulitnya. Sebuah kelompok kampanye, Moving Animals mengatakan tubuh Dumbo hanya tinggal tulang belulang dan dipaksa melakukan trik dengan bola sepak dan lingkaran Hula dan bahkan berdiri dengan kedua kakinya di atas podium kecil. Mereka memfilmkan video Dumbo dan diedarkan secara online, memohon petisi untuk membebaskannya.

Inisiatif ini menarik lebih dari 200.000 tanda tangan hanya dalam satu minggu. Sayangnya, kehidupan bayi gajah berakhir dengan cepat sebelum mereka bisa mewujudkannya. Sebuah laporan dokter hewan mengungkapkan bahwa Dumbo telah lama menderita komplikasi yang meliputi infeksi saluran pencernaan, diare dan malnutrisi yang konstan.

"Tidak ada hewan yang pantas mendapatkan kisah tragis seperti Dumbo," kata Amy Jones, salah satu pendiri Moving Animals. Mereka berharap bahwa upaya mereka akan menyebarkan kesadaran kepada masyarakat tentang nasib hewan hewan ini dan bergabung dengan mereka dalam membuat perubahan.

Load More Related Articles
Load More In Travel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

5 Kota Ini Dinobatkan Sebagai Kota Paling Ramah Sepeda di Dunia

Sepeda sempat menjadi tren di Indonesia saat pembatasan perjalanan karena Covid 19. Kebias…