Home Kesehatan Jangan Abaikan Tanda Covid-19! Ini 5 Gejala Ringan Virus Corona Makin Merebak Tetap Waspada

Jangan Abaikan Tanda Covid-19! Ini 5 Gejala Ringan Virus Corona Makin Merebak Tetap Waspada

7 min read
0
0
2

Virus corona makin merebak dengan cepat, meski gejalanya tak terlihat tetap waspada dengan 5 tanda ringan covid 19 yang masuk ke tubuh, tetap waspada! Penyebaran wabah virus corona sangat cepat bahkan hingga seluruh dunia. Angka orang yang terdampak positif selalu bertambah setiap harinya.

Hingga Jumat (27/3/2020) jumlah kasus pasien positif corona di Indonesia 1.046 pasien. Bertambah 153 kasus dari hari sebelumnya. Persebaran yang sangat cepat membuat banyak masyarakat yang waspada.

Jangan menyepelekan gejala ringan dari virus yang menyerang saluran pernapasan ini. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menegaskan, daftar utama gejala akut pada saat ini cukup singkat dan dapat muncul di mana saja mulai hari kedua hingga 14 hari setelah terpapar virus. Apa saja gejala ringan yang jangan disepelekan?

Dilansir dari CNN , demam merupakan gejala utama dari orang yang terinfeksi virus corona. Para ahli mengungkapkan, apabila seseorang memiliki suhu tubuh setidaknya 37,7 derajat celsius atau lebih yang dialami anak anak atau orang dewasa itu baru disebut demam. "Ada banyak kesalahpahaman tentang demam.

Suhu harian rata rata adalah 37 derajat celsisus, tetapi kita semua mengalami naik turun suhu pada siang hari," ujar Kepala Divisi Penyakit Menular Anak di Rumah Sakit Anak Pittsburgh University Medical Center of Pittsburgh, dr. John Williams. Menurutnya, jika seseorang memiliki suhu badan 37,2 37,5 derajat celsius, maka itu bukan demam. Sementara itu, ketika Anda sedang mengukur suhu, sebaiknya jangan mengandalkan suhu yang diambil pada pagi hari.

Alih alih mengambil suhu Anda pada sore hari. Sebab, salah satu gejala demam yang umum yakni terjadi peningkatan suhu pada sore hari. Dan pada saat itulah virus menunjukkan gejala demam.

Selain demam, batuk juga gejala ringan yang tidak boleh diabaikan. Namun, batuk terinfeksi virus corona dengan batuk pada umumnya bukanlah sembarang batuk. Profesor Kedokteran pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine di Nashville, Tennessee, dr. William Schaffner mengatakan, batuk kering akibat terinfeksi virus corona terasa di dada.

"Ini bukan rasa gatal di tenggorokanmu. Anda tidak hanya berdehem. Tidak hanya lelah. Anda tidak mengeluarkan apa apa," ujar Schaffner. Ia menjelaskan, batuknya penderita virus corona seperti menyusahkan, berada dari tulang dada atau strenum Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui bahwa saluran bronkial Anda meradang atau iritasi.

Merasakan kesulitan bernapas menjadi gejala ketiga dari pasien virus corona yang harus diwaspadai. Sebab, gejala kesulitan bernapas ini dapat terjadi dengan sendirinya, tanpa disertai dengan batuk. Jika dada Anda menjadi ketat atau Anda merasa seolah olah Anda tidak bisa bernapas cukup dalam untuk mendapatkan napas yang baik, itu pertanda Anda harus mendapatkan tindakan yang serius.

"Jika ada sesak napas, segera hubungi penyedia layanan kesehatan Anda, perawatan darurat setempat atau departemen darurat," ujar Presiden Asosiasi medis Amerika, dr. Patrice Harris. Ia juga menyarankan agar Anda menghubungi 911 jika dirasa mengalami sesak napas yang cukup parah. Selain kesulitan bernapas atau sesak napas, CDC mencantumkan tanda tanda peringatan darurat untukCovid 19sebagai rasa sakit yang terus menerus yang dirasakan di dada.

Tanda lainnya yakni bibir atau wajah menjadi kebiru biruan, yang menunjukkan kekurangan oksigen dan kebingungan mental mendadak. Banyak gejala lain yang meyerupai flu, termasuk sakit kepala, masalah pencernaan, sakit tubuh dan kelelahan. Terlepas dari semua itu gejala gejala lain yang dapat menyerupai pilek atau alergi yang muncul, seperti pilek, sakit tenggorokan dan bersin.

Para ahli mengungkapkan, kemungkinan besar Anda hanya terserang flu yang disertai dengan gejala awal munculnya demam dan batuk. Salah satu gejala yang memungkinkan Anda terinfeksi Covid 19 adalah jika muncul gejala sesak napas yang tidak kunjung membaik selama seminggu atau justru kondisi tersebut semakin memburuk. Sementara itu, baru baru ini American Academy of Otolaryngology Head and Neck Surgery telah mengidentifikasi ada gejala aneh yang mungkin terjadi pada pasien Covid 19.

Dalam sebuah pernyataan di situs web mereka, para peneliti mengungkapkan ada gejala anosmia atau kurangnya indra penciuman, dan dysgeusia atau kurang rasa yang diidentifikasi menjadi tanda tanda seseorang positif virus corona. CDC mengungkapkan, jika Anda mengalami dua gejala aneh tersebut, segera hubungi layanan kesehatan terdekat. "Anosmia, khususnya, telah terlihat pada pasien yang akhirnya dites positif untuk virus corona tanpa gejala lain," ujar pernyataan tersebut.

Sementara itu, sudah lama diketahui dalam literatur medis bahwa hilangnya penciuman yang tiba tiba dapat dikaitkan dengan infeksi pernapasan yang disebabkan oleh virus corona jenis lain. "Saya pikir, kita mendapatkan sedikit lebih banyak wawasan tentang jenis jenis gejala yang mungkin dialami pasien," ujar Kepala Koresponden Medis dari CNN , dr. Sanjay Gupta.

Load More Related Articles
Load More In Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Ada Serangga 12 Makanan & Minuman yang Jarang Diketahui Padahal Berkhasiat Tinggi bagi Tubuh

Pakar kesehatan sering merekomendasikan makanan seperti sayuran hijau sebagai pensuplai nu…