Home Seleb Itu Pernyataan Bapak Hadi Pranoto Heboh Wawancara Klaim Obat Covid-19 Anji

Itu Pernyataan Bapak Hadi Pranoto Heboh Wawancara Klaim Obat Covid-19 Anji

10 min read
0
0
0

Wawancara musisi Anji dan Hadi Pranoto tentang obat covid 19 hebohkan dunia maya. Anji menyatakan bukan dia yang mengatakan soal klaim obat virus corona. Meski di kanal YouTube Dunia Manji miliknya, Anji memberi judul "BISA KEMBALI NORMAL? OBAT COVID 19 SUDAH DITEMUKAN!! (Part1)" , ia mengaku itu bukan pernyataannya. Anji mengaku dalam video klarifikasinya bahwa ia tak menyatakan ramuan herbal temuan Hadi Pranoto adalah obat untuk Covid 19.

"Saya juga tidak menyatakan bahwa herbal yang disebutkan adalah obat, tetapi itu adalah pernyataan dari Bapak Hadi Pranoto sendiri," ujar Anji. Anji sendiri mengaku tertarik dengan gelar "Prof" yang melekat pada Hadi Pranoto dari panggilan orang orang dan berita di media. Dalam klarifikasinya Anji tak menjelaskan terkait dirinya melakukan kroscek lebih dalam atau tidak.

Meski begitu ia meminta maaf karena videonya yang kini sudah tidak ada sempat membuat kegaduhan di masyarakat. Anji membeberkan alasan dirinya tertarik mewawancarai Hadi Pranoto dan membahas ramuan herbal untuk Covid 19, karena mendengar wawancara Hadi bersama media. Anji yang saat itu berada dalam satu acara mendengar sesi wawancara Hadi bersama awak media.

Merasa apa yang dibahas Hadi Pranoto dalam sesi wawancara cukup menarik, Anji pun mencoba mencari tahu lebih lanjut setelah itu lewat Google. Berbasis pemberitaan yang dimuat pada April 2020 lalu, Anji merasa bahwa sosok Hadi Pranoto menarik untuk dikulik lebih dalam "Dan menemukan sebelumnya sudah ada pemberitaan tentang Hadi Pranoto dan juga temuannya di media media, sejak bulan April 2020," lanjutnya.

Anji yang saat itu merasa bahwa temuan Hadi Pranoto bisa menjadi harapan untuk masyarakat Indonesia bahkan dunia untuk melalui pandemi Covid 19, langsung meminta sesi wawancara malam itu juga. Dua hari kemudian Anji merilis video tersebut dengan judul "BISA KEMBALI NORMAL? OBAT COVID 19 SUDAH DITEMUKAN!! (Part1)". "Saya melihat harapan, lalu saya meminta sesi wawancara dengan dia (Bapak Hadi Pranoto) untuk membicarakan perihal ini," kata Anji.

"Wawancara pun dilakukan pada hari itu malamnya sekitar jam 10. Video itu kemudian saya publish pada tanggal 31 Juli 2020, dua hari setelahnya. Di dalam video itu saya bertindak sebagai interviewer, sebagai penanya," jelasnya. Anji dianggap memberikan panggung kepada orang yang belum terbukti kredibilitasnya. Bahkan, vlognya itu beresiko memperkeruh kondisi masyarakan Indonesia yang sedang berjuang melawan Covid 19.

Anji mengaku siap membantu Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan menyebarkan berita jika dikemudian hari obat Covid 19 sudah benar benar ditemukan. "Kedepannya saya terbuka untuk bekerja sama dengan IDI untuk menjelaskan bagaimana sebuah temuan bisa dinyatakan sebagai obat secara ilmiah," ujarnya. Sebagai musisi yang merupakan pelaku seni dan kreatif, Anji juga siap memberikan kontribusinya sesuai kemampuan yang bisa ia berikan.

"Lalu juga saya akan terus memberikan kontribusi konkrit kepada pihak pihak yang terdampak oleh pandemik sesuai dengan hal hal yang bisa saya lakukan," ucap Anji "Dalam hal ini berkaitan dengan musik, industri kreatif, dan juga pariwisata yang sering saya suarakan selama ini," terangnya. Dalam video klarifikasinya, Anji juga siap jika dikemudian hari dirinya diminta untuk memberikan edukasi kepasa masyarakat terkait Covid 19

"Lalu saya juga terbuka untuk mengedukasi masyarakat sesuai arahan BNPB dan juga Pemerintah. Terakhir saya menyatakan meminta maaf untuk segala kegaduhan yang sudah terjadi," pungkas Anji. Perkara dugaan penyebaran berita bohong dalam konten Youtube Erdian Aji Prihartanto bersama dengan Hadi Pranoto mengenai penemuan obat Covid 19 berbuntut panjang. Status perkara itu kini telah naik penyidikan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan penetapan status perkara tersebut setelah kepolisian memeriksa sejumlah saksi. Saksi yang telah dihadirkan adalah Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid dan dua saksi dari pelapor.

"Bukti bukti yang ada dan hasil keterangan saksi baik itu pelapor. Setelah itu kita lakukan gelar perkara tadi pagi dan memang sudah memenuhi persangkaan di pasal 28 junto pasal 45A di UU ITE. Perkara ini ditingkatkan dari penyelidikan naik ke penyidikan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (6/8/2020). Meski berstatus penyidikan, kepolisian masih belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus tersebut. Menurut Yusri, penyidik masih akan melengkapi berkas perkara dengan memanggil sejumlah saksi ahli.

"Kita akan melengkapi lagi berkas perkara. Saya sudah sampaikan dari kemarin bahwa kita akan memeriksa saksi ahli baik itu saksi ahli bahasa lagi dan kemudian dari IDI atau ikatan dokter Indonesia," tandasnya. Selain itu, pihak kepolisian juga berencana akan memanggil saksi ahli IT untuk melengkapi berkas perkara. Sebaliknya, penyidik juga telah akan menjadwalkan pemanggilan kepada Anji dan Hadi Pranoto. Dalam surat laporan polisi yang dilaporkan oleh pelapor, Anji dan Hadi Pranoto dijerat dengan pasal berbeda. Hadi Pranoto dijerat dengan pasal Pasal 14 Undang undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sementara, Anji dijerat dengan pasal 28 ayat 1 Undang undang nomor 11 tahun 2008 tentang Undang undang Informasi Teknologi dan Informasi (ITE). Abid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus menyebut penyidik akan memanggil Anji dan Hadi Pranoto dalam waktu dekat ini. Menurutnya, keduanya paling lambat bakal diperiksa pada pekan depan. "Kita jadwalkan minggu depan kita memanggil pemilik akun dari youtube duniamanji ya. Banyak teman teman yang ketahui bersama bahwa dia adalah publik figur inisialnya A. Nama panggilan si public figur ini adalah A," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Tak hanya itu, Yusri mengatakan Hadi Pranoto juga bakal direncanakan akan diperiksa pada pekan depan. Status keduanya masih diperiksa sebagai saksi terkait penyebaran penemuan obat Covid 19 yang sempat viral di media sosial. "Kita juga akan memanggil saudara terlapor HP ini minggu depan. Mudah mudahan semuanya bisa mengerti, bisa sabar ya. Saya tahu ini jadi sorotan masyarakat. Proses ini telah berjalan dari tingkat penyelidikan ditingkatkan lagi naik jadi tingkat penyidikan," pungkasnya.

Load More Related Articles
Load More In Seleb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Terima-kasih yang Telah Membully Banyak yang Meragukan Niatnya Maju Jadi Calon Presiden  Giring

Langkah Giring Ganesha maju sebagai calon Presiden RI di Pemilu 2024 menuai banyak respon,…