Home Regional Ini Katanya Cemburu Lihat Korban Boncengan dengan Pria Lain Suami Nekat Jambret Tas Istri Sendiri

Ini Katanya Cemburu Lihat Korban Boncengan dengan Pria Lain Suami Nekat Jambret Tas Istri Sendiri

5 min read
0
0
1

Aksi jambret kali ini dilakukan oleh seorang pria bernama Robi (40). Namun ternyata aksi jambret yang dilakukannya bukanlah karena motif ekonomi. Robi menjambret justru karena terbakar api cemburu.

Korban yang dijambret oleh Roby adalah istrinya sendiri. Sang istri yang tasnya diambil oleh suaminya ini diketahui berinisial SG. Robi nekat menjambret tas sang istri gara gara sempat melihatnya boncengan dengan pria lain.

Peristiwa ini terjadi di Jalan AP Perratani, Kecamatan Rappocici, Makassar. Penjambretan berlangsung pada Rabu (19/8/2020) lalu. SG yang merasa menjadi korban penjambretan pun melaporkan tindakan tersebut ke polisi.

Namun ia justru kaget lantaran pelaku penjambretan ternyata suaminya sendiri. Berikut fakta dan pengakuan pelaku yang menjambret tas istrinya sendiri. Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nurtcahyana mengemukakan, awalnya Robi melihat kejadian yang membuatnya cemburu.

Di sekitar Jalan AP Pettarani, Robi menyaksikan istrinya, SG berboncengan dengan lelaki lain. Robi lalu memutuskan membuntuti istrinya dan lelaki itu. "Saat itu pelaku mengikuti korban dengan menggunakan sepeda motor," kata Nurtcahyana, Jumat (21/8/2020).

Entah apa yang ada di pikiran Robi, cemburu buta membuatnya memutuskan menjambret tas istrinya ketika itu. Tas korban berisi sejumlah barang berharga berhasil digondolnya. "Kemudian di TKP, pelaku merampas tas korban yang berisikan emas, kunci mobil, STNK, kartu ATM dan surat surat berharga lainnya," ujar Kanit Reskrim.

Peristiwapenjambretanitu membuat sang istri yang berinisial SG terkejut lantaran jika ditotal barang barang di tas tersebut bernilai sekitar Rp 40 juta. Mendapati laporan penjambretan, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap Robi. Sang istri semakin terkejut setelah mengetahui suaminya yang menjadi pelaku penjambretan.

Ketika pelaku dibekuk di rumah saudaranya, polisi juga menyitas tas SG yang dijambret. Isi tas yang disita itu masih utuh. "Pelaku membenarkan telah melakukan perampasan barang milik korban berupa tas karena didasari rasa cemburu karena pada saat itu dia melihat korban berboncengan dengan laki laki lain," kata Nurtcahyana.

Robi pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini, ia mendekam di sel Polsek Rappocini. Kasus penjambretan juga dialami oleh seorang bocah berusia 5 tahun.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pelaku pencurian dan kekerasan yang nekat mencuri sebuah kalung emasmilik seorang anak berumur lima tahun. Perisitiwa ini terekam kamera pengawas dan viral di media sosial. Dalam keterangan video, disebutkan bahwa peristiwa itu terjadidi Jalan RiungBandung.

Sementara pihak kepolisian menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadidi Jalan Saluyu XVI B, Kelurahan Cipamokolan Kecamatan Rancasari. Hal tersebut diungkapkan oleh Kanit Reskrim Polsek Rancasari Ipda Dedi Sutisna. Ia mengatakan bahwa perisitiwa ini terjadi pada Selasa (18/6/2020) sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat itu anak kecil berumur lima tahun yang mengenakan kalung emas seberat kurang lebih 3 gram itu tengah bermain sepeda di depan rumahnya. Tak lama berselang, pelaku yang saat itu tengah nongkrong melihat di depan rumah anak tersebut. Ia kemudian turun dari motornya.

Pelaku lalu menghampiri korban dan merebut paksa kalung anak itu. Setelah berhasil mendapatkan kalung korban, pelaku melarikan diri. "Pelaku menarik kalung yang dipakai oleh anak berusia 5 tahun sedang bermain sepeda, kemudian pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor," kata Dedi yang dihubungi wartawan, Rabu (19/8/2020).

Atas perisitiwa tersebut, kata Dedi, korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp 1,2 juta. Orang tua korban kemudian melaporkannya ke ke Polsek Rancasari. "Sudah lapor, ini lagi dalam pemyelidikan," kata Dedi.

Load More Related Articles
Load More In Regional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Dua Perangkat Desa di Tulungagung Ditahan Jaksa Beri Kesaksian Palsu Soal Pembunuhan

Karena memberikan keterangan palsu, dua perangkat Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat,…