Home Nasional Ibu Sudjiatmi Sempat Mengeluh karena Tidak Bisa Berpuasa Lagi Kenangan Pemilik Ponpes di Solo

Ibu Sudjiatmi Sempat Mengeluh karena Tidak Bisa Berpuasa Lagi Kenangan Pemilik Ponpes di Solo

5 min read
0
0
3

– Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro Sukoharjo sering mendapatkan undangan untuk mengisi pengajian di kediamanan Sudjiatmi Notomihardjo di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo. Menurut pemilik Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro, Lilis Fatimah, dia dan 30 santri ponpesnya diminta mengisi pengajian setiap Jumat. "Kemudian Jumat minggu depannya kami diundang lagi, namun pengajian dilakukan di dalam rumah utama Bu Sudjiatmi," aku dia.

Adapun undangan secara rutin diberikan ibunda Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada awal tahun 2020 ini. Meskipun selama beberapa tahun ini, Sudjiatmi diketahui sering mengaji dan mengikuti acara di Ponpes yang berada di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo tersebut. Terlebih suami dari Lilis yakni KH Agung Syuhada sebelum meninggal dunia pada 26 Agustus 2017 lalu, terkenal menjadi sosok guru spiritual keluarga Presiden Jokowi.

Lilis menuturkan, dalam beberapa kali undangan, Sudjiatmi itu selalu menyempatkan diri untuk mengikuti pengajian. "Saat itu kondisi ibu sudah terlihat lemas dan kurang sehat, tapi saya terharunya ibu selalu mengikuti pengajian itu," jelasnya. Usai mengikuti pengajian, Sudjiatmi Notomihardjo selalu mengucapkan terima kasih dengan suara yang lirih.

Menurut Lilis, Sudjiatmi Notomihardjo juga sempat mengeluh kepadanya karena tidak bisa berpuasa lagi. "Saya ingat, waktu pengajian itu ibu bilang beliau tak bisa berpuasa lagi, itu dikatakan sebanyak tiga kali dengan suara yang lirih," jelasnya. "Saya sendiri yang mendengar juga terharu," ucapnya.

Sosok Sudjiatmi Notomihardjo dimata Lilis Fatimah sudah seperti ibu sendiri. Sudjiatmi Notomihardjo selalu memberikan motivasi dan dukungan terhadap Lilis saat dirinya sedang terpuruk karena kematian suaminya, KH Agung Syuhada. "Sejak almarhum suami saya meninggal ibu (Sudjiatmi Notomihardjo) selalu memberi saya dukungan untuk bangkit," imbuhnya.

Lilis mengenang sejumlah nasihat yang sering diberikan Sudjiatmi Notomihardjo kepada dirinya. "Bu Agung (Lilis) pasti bisa, Bu Agung harus semangat insya allah nanti Allah memberi pertolongan, harus banyak bersabar," kata Lilis menirukan perkataan Sudjiatmi Notomihardjo ketika itu. Lilis berharap kepergian Sudjiatmi Notomihardjo ke rahmatullah husnul khotimah.

Sudjiatmi Notomihardjo tutup usia pada Rabu (25/3/2020) sore pukul 16.45 WIB di RS DKT Slamet Riyadi Solo dalam usia 77 tahun. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka pukul 18.40 WIB. Presiden Jokowi langsung meluncur ke Solo setelah menerima kabar duka.

Mantan Wali Kota Solo itu tiba di RS DKT pukul 17.52 WIB. Setelah berada di rumah duka, Jokowi mengatakan ibundanya meninggal akibat sakit kanker yang diderita selama 4 tahun ini. Sudjiatmi juga sudah menjalani pengobatan ke beberapa rumah sakit termasuk RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

"Ibu ini sudah 4 tahun menderita sakit kanker dan sudah berobat, berusaha, berikhtiar utamanya di RSPAD Gatot Soebroto tetapi memang Allah sudah menghendaki (meninggal)," kata Jokowi. Atas nama keluarga, Jokowi menyampaikan permohonan maaf untuk ibundanya. "Atas nama keluarga besar saya ingin memohonkan doa agar segala dosanya diampun Allah dan husnul khotimah," ujar dia.

Terkait pemakaman, Jokowi menyatakan jenazah Sudjiatmi akan dimakamkan Kamis hari ini pukul 13.00 WIB di pemakaman keluarga di Mundu, Desa Selokaton, Kecamatan, Kabupaten Karanganyar.

Load More Related Articles
Load More In Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

78 Juta dari Global Climate Fund Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Indonesia Terima RBP USD 103

Masih dalam suasana bulan Kemerdekaan Republik Indonesia, Indonesia mendapatkan pengakuan …