Home Otomotif Grab Belanja 20 Unit Hyundai Ioniq buat Taksi Listrik di Jakarta

Grab Belanja 20 Unit Hyundai Ioniq buat Taksi Listrik di Jakarta

5 min read
0
0
5

PT Teknologi Pengangkutan Indonesia, perusahaan induk Grab di Indonesia, diketahui memesan sebanyak 20 unit mobil listrik Hyundai Ioniq dari PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) untuk dijadikan taksi GrabCar Elektrik dan dioperasikan di Jakarta. Kabar tersebut disampaikan oleh Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia di kantornya, Jumat (24/1/2020). "Ada satu fleet operator yang saat ini membeli Hyundai Ioniq dari kita. Tahap pertama sebanyak 20 unit. Ini tahap trial sambil mereka menyiapkan infrastructure pengisian baterainya," ungkap Hendrik Wiradjaja.

Unit unit taksi ini sebelum resmi diluncurkan hari ini, Senin (27/1/2020) di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, sudah dibranding dengan logo dan warna perusahaan GrabCar Elektrik. Mobil mobil ini terpantau terparkir rapi dan berderet di workshop dealer Hyundai di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Hyundai Ioniq untuk taksi ini levelnya sedikit di bawah Hyundai Ioniq untuk pasar ritel dari sisi kemewahan dan fitur fiturnya. Misalnya, pada headlamp, Hyundai Ioniq versi taksi masih belum menggunakan lampu depan full LED alias masih menggunakan lampu halogen.

Pengaturan seat untuk kursi pengemudi pada Hyundai Ioniq versi fleet atau untuk taksi masih menggunakan pengaturan manual alias belum full elektrik. ​Namun Hendrik menyatakan, Hyundai Ioniq versi konsumen ritel dan versi fleet untuk armada taksi, enggunakan platform sama. Dalam kondisi baterai terisi penuh, Hyundai Ioniq bisa menempuh jarak hingga sejauh 383 kilometer, merujuk hasil pengujian yang dilakukan Hyundai di Eropa.

Untuk mengisi baterai sampai penuh dibutuhkan waktu sekitar 6 sampai 8 jam dengan charging berdaya 23 KWh dan hanya 55 menit dari kondisi kosong sampai terisi 80 persen jika menggunakan metode fast charging. Di bawah roadmap baru, bertajuk Strategy 2025, Hyundai akan mendorong Perangkat Mobilitas Cerdas dan Layanan Mobilitas Cerdas (Smart Mobility Devices and Smart Mobility Services) sebagai dua pilar bisnis inti untuk memfasilitasi transisi perusahaan menjadi Penyedia Solusi Mobilitas Cerdas (Smart Mobility Solution Provider) Bahlil Lahadalia, Kepala BKPM mengatakan, kendaraan listrik adalah bisnis masa depan.

"Kami menghargai partisipasi swasta Grab dan Hyundai yang telah berkolaborasi dengan pemerintah menjadi pionir dalam investasi yang strategis ini,” ujarnya di acara peluncuran taksi ini hari ini. Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia menyatakan, GrabCar Elektrik merupakan bentuk nyata dari komitmen kami untuk mendukung ekosistem EV di Indonesia. Pendanaan Grab untuk program ini berasal dari SoftBank tahun lalu senilai total 2 miliar dolar AS.

"Ke depannya, kami ingin menjadi salah satu pendorong yang menginisiasi kolaborasi bersama untuk menghadirkan solusi transportasi yang lebih efisien dan juga ramah lingkungan serta membangun kemitraan yang lebih erat dengan Hyundai,” ujar Ridzki. Sung Jong Ha, President Director of Hyundai Motors Indonesia, turut menyatakan sangat bergembira atas resmi beroperasinya GrabCar Elektrik mulai hari ini. "Kami ingin menawarkan pengalaman mobilitas pintar yang memenuhi kebutuhan pelanggan kami dengan memanfaatkan teknologi canggih seperti Ioniq Electric."

"Saya berharap pelanggan Grab di Indonesia dapat menikmati kenyamanan mengendarai mobil elektrik yang ramah lingkungan," ungkap Sung.

Load More Related Articles
Load More In Otomotif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Nissan Kicks e-POWER Diluncurkan di Indonesia Pada 2 September Catat

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akan meluncurkan mobil terbaru mereka, Nissan Kicks e POWE…