Home Superskor Dilema Persija Pilih Markas di Luar Jakarta Berlatih di Yogyakarta atau Ibu Kota

Dilema Persija Pilih Markas di Luar Jakarta Berlatih di Yogyakarta atau Ibu Kota

6 min read
0
0
2

Manajemen Persija sudah berencana untuk memanggil kembali para pemain berlatih menyusul rencana digulirkannya kembali Liga 1 2020 pada Oktober mendatang. Dikabarkan, seluruh elemen di tim Persija Jakarta yakni pemain, pelatih, dan ofisial dijadwalkan berkumpul menjalani latihan pada bulan Agustus 2020 mendatang. Direktur olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus mengatakan, saat ini masih merancang formula yang tepat sebelum memanggil lagi seluruh elemen yang ada di tim.

Ferry memastikan, saat ini manajemen klub sedang berkoordinasi dengan tim pelatih untuk menjalani program latihan. Tak hanya itu, manajemen Persija sudah mempunyai rencana melakukan pemusatan latihan serta menjalani serangkaian pertandingan uji coba. “Latihan rencananya digelar bulan Agustus. Kami masih berkoordinasi dengan jajaran pelatih termasuk kebutuhan teknis seperti pemusatan latihan dan pertandingan uji coba," kata Direktur olahraga Persija, Ferry Paulus.

Pria asal Manado itu belum bisa memastikan timnya akan menjalani program latihan di Jakarta atau markas barunya di Stadion Sultang Agung, Bantul. Saat ini, manajemen Persija sedang berdiskusi dengan seluruh elemen di tim termasuk tim pelatih dalam merumuskan itu semua. "Kami juga masih mendiskusikan langsung berlatih di Yogyakarta atau di Jakarta,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebelumnya manajemen Persija telah mengumumkan tidak akan bermarkas di Ibu Kota. Keputusan bermain di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, menjadi pilihan paling rasional yang diambil oleh manajemen Persija. Sebab, sebagian besar tim tim kontestan Liga 1 sudah memilih untuk mentap dan menggunakan stadion yang ada di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya.

Pemilihan SSA sebagai markas utamanya di Liga 1 diyakini untuk memangkas pengeluaran tim Macan Kemayoran. Direktur olahraga Persija, Ferry Paulus mengatakan, jika memaksakan bermain di Jakarta akan sangat memberatkan. Terlebih, penyebaran Covid 19 di Jakarta masih tinggi dan belum bisa teratasi dengan baik.

"Menggelar pertandingan di Jakarta dengan kondisi Covid 19 yang masih belum stabil menjadi beban yang sangat berat," kata Ferry Paulus. Ferry menerangkan, pertimbangan manajemen Persija memilih SSA sebagai markas barunya karena kompetisi lanjutan Liga 1 berjalan singkat. Hal tersebut yang mendasari akhirnya manajemen memilih Bantul sebagai homebase baru tim Macan Kemayoran.

"Apalagi Ekstraordinary kompetisi terbilang sangat singkat hanya berdurasi kurang dari 6 bulan, dengan menyisakan 32 match,” tutup pria asal Manado tersebut. Saat ini, manajemen tim Macan Kemayoran masih mematangkan segala persiapan teknis sebelum memanggil kembali seluruh elemen di tim berkumpul. Bek tengah Persija Jakarta, Otavio Dutra mengaku sangat antusias mendengar rencana latihan tersebut.

Dutra mengaku sangat merindukan berkumpul lagi dengan seluruh rekan rekan setimnya di Persija Jakarta. Pemain yang sudah berganti status menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) itu berharap segera mendapatkan kepastian kapan waktu pelaksanaan berlatih. "Ya, kami berharap itu benar adanya dan kami semua bisa kembali latihan bersama pada awal bulan depan," kata Otavio Dutra saat dikonfirmasi.

Sampai dengan saat ini, Dutra mengatakan, masih belum mendapatkan informasi dari manajemen atau tim pelatih terkait rencana latihan. Para pemain Persija masih diberikan instruksi menggelar latihan secara mandiri di rumahnya masing masing. "Untuk masalah latihan, saya masih belum mendapatkan kabar dari tim pelatih atau manajemen," tambahnya.

Pemain kelahiran Fortaleza, Brasil itu mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi pada pelaksanaan latihan Persija. Seluruh rekan rekan setimnya akan beradaptasi dari awal karena sudah lama tidak berlatih secara bersama sama. Selain itu, kondisi fisik dari masing masing pemain akan berbeda lantaran tidak menjalani program latihan yang sama.

"Sebagai pemain latihan bersama memang perlu dilakukan dan saya lihat kami perlu waktu untuk kembalikan kondisi," ucap Dutra. Tak hanya itu, kerja sama dan kedekatan antar pemain harus kembali dibangun pada saat latihan bersama. "Kami sudah tidak bermain dalam kurun waktu yang cukup lama dan waktu itu cukup untuk menggelar latihan bersama," pungkasnya.

Untuk itu, tim pelatih Macan Kemayoran akan memiliki banyak pekerjaan yang harus dibenahi pada saat berlatih bersama.

Load More Related Articles
Load More In Superskor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Die Bayern Ukir Sejarah Baru 5 Fakta Bayern Munchen Juara Liga Champions 2019/2020

Berikut catatan dan fakta menarik keberhasilan Bayern Munchen menjuarai Liga Champions 201…