Home Travel dari Danau Poopo hingga Raja Ampat 10 Tempat Wisata Populer Dunia yang Rusak Karena Kelakuan Turis

dari Danau Poopo hingga Raja Ampat 10 Tempat Wisata Populer Dunia yang Rusak Karena Kelakuan Turis

4 min read
0
0
3

Tahukah kamu ada banyak objek wisata populer di dunia yang hancur karenakelakuan turis yang mengunjunginya. Buang sampah sembarangan, grafiti di dinding, dan masih banyak lagi, menyebabkan kerusakan permanen pada objek wisata populer dunia ini. Akibatnya, beberapa objek populer dunia ini terpaksa harus ditutup sementara untuk dilakukan pemulihan.

Tempat ini menjadi populer di kalangan wisatawan setelah film The Beach with Leonardo DiCaprio. Maya Bay dikunjungisekira5.000 orang setiap hari. Akibat banyaknya turis yang berkunjung mengakibatkan kerusakan parah pada Maya Bay.

Jadi pada Juni 2018, Maya Bay ditutup untuk pemulihan tanpa batas. Hanya dalam waktu 10 bulan, lebih dari 90% terumbu hancur. Beberapa karang diputihkan dan yang lainnya mati.

Ini terjadi karena stres panas yang disebabkan oleh perubahan iklim. Gua Altamira ditutup untuk pengunjung pada 2002. Jumlah turis yang besar telah merusak lukisan hanya dengan bernapas dan menghasilkan uap air dan karbon dioksida yang membuat beberapa lukisan menjadi berjamur.

Pada 2001, sebuah replika gua dan museum dibangun di dekatnya untuk memungkinkan wisatawan menikmati keindahannya. Gletser ini terbentuk lebih dari 18.000 tahun yang lalu dan merupakan satu yang tertinggi di Amerika Selatan. Sejak 1980, wilayahnya mulai menurun dengan cepat dan pada 2009 gletser menghilang sepenuhnya akibat pemanasan global.

Piramida Maya berusia 2.300 tahun ini dihancurkan pada 2013 oleh Perusahaan Batu De Mar menggunakan buldoser. Batu kapur dari piramida ini digunakan untuk mengisi jalan dengan kerikil di kota terdekat. Setelah diselidiki, pengemudi excavator, mandor, dan 2 direktur pengelola perusahaan mendapat hukuman denda.

Danau ini benar benar mengering pada tahun 2016 karena perubahan iklim dan pengembangan pertanian dan pertambangan di dekatnya. Perlu dicatat bahwa ini adalah hilangnya danau yang kedua. Danau Poopo mengering untuk pertama kalinya pada 1994, dan kemudian direvitalisasi oleh hujan.

Batuan ini menjadi sangat populer pada 2015 dan harus ditutup karena kekhawatiran tentang stabilitasnya. Namun penutupan, denda, dan bahkan kehadiran polisi masih tidak mencegah wisatawan melompati pagar dalam mengejar foto. Batu itu akan tetap tertutup sampai hilang karena alasan alami.

Terumbu karang seluas 1.600 meter persegi dihancurkan oleh kapal pesiar pada 2017 dan mungkin membutuhkan waktu puluhan tahun untuk pemulihannya. Kerusakan tempat ini, yang populer di kalangan penyelam, diperkirakansekiraUSD 18,6 juta. Formasi batu ini adalah objek wisata yang populer hingga 29 Agustus 2016.

Sekelompok orang menembus pagar dan menghancurkan monumen alam karena sebelumnya teman mereka patah kaki di sana. Jembatan yang terkenal ini penuh dengan kunci cinta sehingga berat totalnyasekira45 ton. Pemerintah, mengkhawatirkan keadaan Sungai Seine karena banyaknya kunci yang dilemparkan ke dalamnya dan dibingungkan oleh kemungkinan jatuhnya jembatan.

Pemerintah terpaksa melepas puluhan ribu kunci dan memasang panel kaca sehingga orang tidak bisa lagi mengunci kunci cinta mereka di sana.

Load More Related Articles
Load More In Travel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

5 Kota Ini Dinobatkan Sebagai Kota Paling Ramah Sepeda di Dunia

Sepeda sempat menjadi tren di Indonesia saat pembatasan perjalanan karena Covid 19. Kebias…