Home Seleb Barbie Kumalasari Ajukan Banding buat Galih Ginanjar yang Divonis 2 Tahun 4 Bulan

Barbie Kumalasari Ajukan Banding buat Galih Ginanjar yang Divonis 2 Tahun 4 Bulan

5 min read
0
0
0

Pengacara Galih Ginanjar, Denny Lubis, menjelaskan perihal keputusan Barbie Kumalasari terkait vonis yang diberikan pada suaminya soal kasus ikan asin. Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KH Infotainment, Senin (20/4/2020). Sidang putusan dari kasus ikan asin atas tiga terdakwa telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Tiga terdakwa itu adalah Galih, Pablo Benua, dan Rey Utami. Ketiganya sudah mendapatkan vonis masing masing dari kasus ikan asin. Diketahui, Galih divonis hukuman penjara selama 2 tahun 4 bulan.

Tak setuju, Galih yang diwakilkan oleh Barbie mengajukan banding terkait putusan pengadilan. Denny menyampaikan, sebelumnya telah dilakukan analisis serta pengakajian terhadap hukuman untuk Galih. "Seteleh menimbang, berpikir, menganalisa, dan mengkaji yang telah diputuskan oleh majelis hakim," terang Denny.

"Maka pada hari ini Galih menunjuk kuasa hukum untuk mengajukan pernyataan banding," tambahnya. Dalam kesempatan itu, Denny sebagai kuasa hukum juga membeberkan alasan pengajuan banding. Galih merasa tidak melakukan tindakan yang disebutkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pihak pengadilan memutuskan Galih terbukti melakukan tindak pidanasecara sengaja. "Karena apa, pertama beliau merasa tidak melakukan apa yang dimaksud oleh pengadilan," jelas Deny. "Bahwasanya pengadilan menyatakan secara sah dan meyakinkan," imbuhnya.

Kasus ini bermula ketika Galih bersama Rey membuat sebuah video. Kemudian video tersebut diunggah di kanal YouTube milik Rey dan sang suami, Pablo. Dalam video itu diketahui Galih menyebutkan kata kata yang menyangkut organ intim milik sang mantan istri, Fairuz A Rafiq.

Akhirnya, Fairuz memutuskan untuk melaporkan ketiga pihak tersebut ke Polda Metro Jaya di tahun 2019 lalu. Namun, Galih hingga saat ini merasa tidak melakukan tindakan yang disebutkan. "Karena dia sampai sekarang tidak pernah melakukan tindak pidana yang dimaksud," ungkap Denny.

Alasan kedua, Galih merasa tidak mendapatkan keadilan untuk dirinya. Karena dari tiga terdakwa dalam kasus ikan asin, Galih yang divonis hukuman paling berat. Denny mengatakan padahal perbuatan yang dilakukan Galih, bersama dengan Rey dan juga Pablo.

Dari putusan yang dibacakan, Pablo mendapatkan hukuman penjara selama 1 tahun 8 bulan. Sementara Rey, dipenjara selama 1 tahun 4 bulan. Sebagai kuasa hukum, Denny mempertanyakan perihal keadilan yang ada.

Yakni soalkliennya dituntut lebih berat satu tahun dari dua terdakwa lainnya. "Yang kedua, ada rasa keadilan yang dia rasakan tidak tepat," tutur Denny. "Di mana perbuatan dengan terdakwa tiga orang, dengan pasal yang sama tetapi lamanya masa tahanan beliau sangat sangat berat."

"Apakah visi keadilan dalam Undang undang ITE itu sampai membuat orang dua tahun empat bulan mendekam di penjara," ujarnya. Kemudian, dua alasan tersebut yang menjadi dasar Denny dan Barbie mengajukan banding untuk Galih. Denny mengungkapkan, Barbie sebagai istri Galih datang ke kantornya untuk menanyakan perihal langkah yang bisa diambil.

"Inilah yang menjadi dasar kita," ucap Denny. "Sehingga ketika Galih melalui istrinya datang ke kantor bagaimana langkah langkah, maka banding harus kita lakukan," tandasnya.

Load More Related Articles
Load More In Seleb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Terima-kasih yang Telah Membully Banyak yang Meragukan Niatnya Maju Jadi Calon Presiden  Giring

Langkah Giring Ganesha maju sebagai calon Presiden RI di Pemilu 2024 menuai banyak respon,…