Home Metropolitan Awalnya Serempet hingga Dirawat di RS Bripda U Diamuk Massa kisah Lengkap Mobil Anggota Polisi

Awalnya Serempet hingga Dirawat di RS Bripda U Diamuk Massa kisah Lengkap Mobil Anggota Polisi

5 min read
0
0
5

Mobil milik seorang anggota polisi berinisial Bripda U rusak diamuk massa setelah mencoba melarikan diri karena menyerempet kendaraan lain. Akibat peristiwa tersebut, Bripda U juga harus menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami luka luka setelah dikeroyok massa. Kanit Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Mulyadi mengatakan, polisi yang menjadi korban pengeroyokan massa tersebut merupakan anggota Polsek Setiabudi jakarta Selatan.

"Iya anggota Setiabudi (Polsek). Jadi intinya temuan yang sudah ditemukan ini, kan dia setelah kecelakaan tabrak becho (alat berat), lalu itu sempat dikeroyok massa," ujar Ipda Mulayadi, dikutip dari Dilansir , peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi di putaran Poltangan, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Bripda U awalnya mengendarai sebuah mobil Daihatsu Xenia dari arah Pancoran, Jakarta Selatan pada Selasa (12/11/2019).

Namun diduga karena kurang berhati hati, U menabrak beberapa kendaraan hingga akhirnya melarikan diri. Saat melarikan diri tersebut, mobil yang dikemudikan Bripda U menabrak alat berat milik pekerja proyek revitalisasi jalan Poltangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kanit Laka Lantas Polda Metro Jakarta Selatan, Ipda Mulyadi mengatakan, polisi masih mendalami kasus tersebut.

Meski tersiar kabar ada insiden penyerempetan yang dilakukan oleh korban pengroyokan, namun pihaknya belum dapat memastikan hal itu. Mulyadi mengungkapkan pihak kepolisian masih mendalami kasus dengan meminta keterangan dari beberapa saksi di lokasi kejadian. "Kan belum tahu, nyerempet apa? enggak tahu kita. Kalau hanya suara suara menyebut, tapi enggak bisa dipertanggungjawabkan, kita masih selidiki juga. Pengembangan lebih lanjut. Temuan awal begitu, setelah nabrak itu dikeroyok massa, gitu ya," jelasnya.

Setelah diamuk massa, Bripda U kini harus menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati. Bripda U sempat menjalani perawatan di RSUD Pasar Minggu, hingga akhirnya dirujuk ke RS Polri pada Selasa (12/11/2019) pagi. Kabid Perawatan Medik dan Perawatan RS Polri Kramat Jati Kombes Yoyok Witarto saat dikonfirmasi mengaku belum begitu mengetahui secara pasti luka yang dialami korban karena belum melihat langsung.

"Belum lihat mas, baru saja dapat info (Dirawat di RS Polri)," ujar Yoyok dikutip dari Sebelumnya, Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD)RSUDPasarMinggu Nurul mengatakan Bripda U dirujuk ke RS Polri pagi tadi sebelum pukul 07.00 WIB. Bripka U dibawa ke RSUD Pasar Minggu karena letaknya berada tak jauh dari lokasi kejadian tempat dia diamuk warga sekira pukul 01.30 WIB.

"Sudah dirujuk ke RS Polri tadi pagi sebelum jam 07.00 WIB," tutur Nurul. Nurul juga mengaku tidak mengetahui secara persis luka luka yang diderita Bripda U karena tidak bertemu secara langsung. Saat ditanya mengenai penanganan apa yang diberikan pihak rumah sakit kepada Bripda U, ia enggan menjabarkannya.

"Itu rahasia medis, saya nggak bisa menjabarkan," ujarnya. Bripda U sempat menjadi bulanan massa sebelum diamankan anggota Brimop yang berpatroli di sekitar lokasi. Polisi juga telah mengamankan mobil berwana hitam berplat B 2912 DTN guna penyelidikan lebih lanjut.

Mobil yang dikemudikan Bripda U diamankan di Pos Polisi Lalulintas Unit Jagakarsa, Jakarta Selatan. Mobil dibawa sekira pukul 02.00 WIB dengan menggunakan mobil derek Polantas Unit Jagakarsa. Laporan bagian kaca depan dan kaca pintu depan dan belakang mobil tersebut pecah.

Sementara ban depan mobil terlihat sudah hilang, dan hanya tersisa velg berwarna hitam. Kerusakan parah juga terlihat di bagian kap mobil yang tampak peok.

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wakil Wali Kota Jakpus Datangi Wisma Antara Lima Pegawai Kantor Berita Antara Positif Covid-19

Peninjauan di lantai 19 dan 20 gedung tersebut karena adalima pegawai Kantor Berita Antara…