Home Metropolitan Awalnya Menakut-nakuti 3 Pelaku Masih Buron 6 Penjaga Keamanan Truk Bakar Transgender Mia

Awalnya Menakut-nakuti 3 Pelaku Masih Buron 6 Penjaga Keamanan Truk Bakar Transgender Mia

5 min read
0
0
6

Mia, seorang transgender perempuan, menderita luka bukar sekitar 70 persen. Mia dibakar hidup hidup oleh enam orang di sebuah garasi truk trailer pada Sabtu (4/4/2020) lalu. Dia dibakar usai mencuri telepon seluler atau ponsel sopir truk berinisial KM. Polisi telah menangkap tiga orang pelaku sementara tiga orang lainnya masih dalam pengejeran atau buron. Simak selengkapnya:

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, ketiganya ditangkap pada Sabtu (4/4/2020) malam atau hanya belasan jam setelah mereka membakar Mira. "Tersangka yang kami tetapkan ada enam orang. Tiga sudah ditangkap, tiga masih buron," kata Kombes Pol Budhi Herdi Susianto dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (8/4/2020). Enam tersangka tersebut masing masing berinisial AP (27), RT (24), AH (25), PD (DPO), AB (DPO) dan IQ (DPO).

AP ditangkap di Bojong (Bekasi, Jawa Barat), RT ditangkap di Marunda (Cilincing, Jakarta Utara), sedangkan AH ditangkap di Kalibaru (Cilincing, Jakarta Utara). Sedangkan tersangka yang masih buron yakni PD, AB, dan IQ. "Tiga tersangka terakhir memang masih buron dan masih kami tetapkan dalam DPO dan kami sudah ketahui identitas dan keberadaannya," ucap Budhi.

Tiga tersangka yang sudah ditangkap memiliki peran berbeda dalam kasus ini. AP berperan sebagai orang yang membeli bensin untuk disiramkan ke tubuh Mira. Sementara RT dan AH berperan memukuli Mira sebelum dirinya dibakar hidup hidup.

Sementara PD adalah pelaku yang memainkan korek api. AB dan EQ juga ikut menganiaya. Peristiwa penganiayaan itu berawal ketika seorang sopir berinisial KM kehilangan tas berisi dompet, tablet merk Samsung, dan sejumlah dokumen di area garasi kontainer Tanah Merdeka, Jakarta Utara, Jumat (3/4/2020). "Yang dicurigai (mengambil tas) adalah korban karena sebelum barang barang tersebut hilang, korban datang menemui KM untuk meminta rokok sambil ngobrol," ujar Budhi dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2020).

Kemudian, KM melaporkan peristiwa kehilangan barang itu kepada AG yang bertugas sebagai petugas keamanan garasi. Budhi menjelaskan, tersangka AG selanjutnya menjemput korban dan membawanya ke terminal Tanah Merdeka untuk menanyakan soal barang barang yang hilang. "Korban tidak mengaku mengambil barang tersebut, sehingga para pelaku kesal dan langsung mengeroyok korban," ujar Budhi.

Saat itu, para tersangka menganiaya korban. Lalu, tersangka AG membeli bensin eceran dan menyiramkan satu liter bensin ke badan korban. "Tersangka PD memainkan korek api dengan tujuan menakut nakuti korban. Tetapi malah menyulut api hingga menyebabkan korban terbakar," ungkap Budhi. Para tersangka sempat berusaha memadamkan api yang membakar korban. Saat api berhasil dipadamkan, para tersangka langsung melarikan diri.

Namun, karena terlanjur panik, mereka akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian, meninggalkan Mira seorang diri dijilati api. Korban sempat berjalan sejauh 200 meter ke arah kontrakan hingga akhirnya ditemukan duduk di depan sebuah mushalla oleh warga sekitar. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Atas perbuatannya, para terangkan dijerat pasal 170 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. "Ancaman hukuman pidana maksimal 12 tahun," tutup Budhi. Sebelumnya, pada Sabtu dini hari, Mira dibakar hidup hidup di garasi truk trailer di wilayah Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Saksi mata sekaligus teman korban, ON (52), menuturkan bahwa Mira sempat diduga mencuri barang berharga milik sopir truk sebelum dibakar. Usai dibakar, Mira dilarikan ke RSUD Koja. Setelah dirawat semalaman, Mira akhirnya tutup usia pada Minggu (5/4/2020) siang.

Load More Related Articles
Load More In Metropolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Wakil Wali Kota Jakpus Datangi Wisma Antara Lima Pegawai Kantor Berita Antara Positif Covid-19

Peninjauan di lantai 19 dan 20 gedung tersebut karena adalima pegawai Kantor Berita Antara…