Home Bisnis AP II Kembangkan Bisnis Pengelolaan Bandara di Pasar Afrika

AP II Kembangkan Bisnis Pengelolaan Bandara di Pasar Afrika

2 min read
0
0
6

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menjelaskan AP II berencana memperluas pasar ke negara lain, satu di antaranya Afrika. Hal itu disampaikan forum Indonesia – Africa Infrastructure Dialogue di Bali, 20 21 Agustus 2019. “Di pasar Afrika prioritas Angkasa Pura II adalah di Capacity Building Projects (pengelolaan bandara) dan mendukung Construction Project Investments (proyek konstruksi) baik itu di bisnis aero dan non aero,” jelasnya.

Pada Capacity Building, Angkasa Pura II akan membantu negara negara Afrika untuk meningkatkan skill, pengetahuan, pemanfaatan peralatan dan sumber daya lainnya dalam pengelolaan bandara. Di tahap awal ini Angkasa Pura II telah mengidentifikasi 7 bandara potensial untuk Capacity Building yakni di Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Maroko dan Algeria. Sementara itu terkait Construction Project Investments, Angkasa Pura II menjajaki peluang terlibat dalam pembangunan bandara di sisi darat (land side) dan sisi udara (air side) guna mendukung bisnis aero dan non aero.

Terdapat 9 bandara yang dinilai potensial terkait Construction Project Investment yakni di Mesir, Ethiopia, Angola, Tanzania, Sudan, Afrika Selatan, Rwanda, Burkina Faso dan Zambia. Muhammad Awaluddin mengatakan sektor kebandarudaraan di Afrika tengah berkembang dengan membuka lapangan pekerjaan bagi 7 juta orang, dan nilai investasi untuk bandara baru mencapai US$ 25 miliar berdasarkan data dari CAPA – Centre for Aviation. "Angkasa Pura II ingin membagi pengalaman dalam mengelola dan mengembangkan bandara kepada negara negara di Afrika," jelas Muhammad Awaluddin.

Load More Related Articles
Load More In Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Serikat Pekerja Minta Influencer Cabut Kampanye RUU Cipta Kerja & Minta Maaf

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak keras kampanye para influencer di med…