Home Internasional Ahli Sebut Korut Bisa Lebih Buruk Jika Dipimpin Kim Yo Jong Diisukan Jadi Pengganti Kim Jong Un

Ahli Sebut Korut Bisa Lebih Buruk Jika Dipimpin Kim Yo Jong Diisukan Jadi Pengganti Kim Jong Un

6 min read
0
0
0

Para ahli menyebut adik diktator Korea Utara Kim Jong Un akan menjadi pemimpin paling brutal di negara tertutup itu jika dia menggantikan sang kakak berkuasa. Melaporkan,para ahli menyebut Kim Yo Jong (32) tampak siap untuk mengambil kendali kekuasaan di tengah klaim Kim Jong Un kini dalam kendisi koma berbulan bulan. "Saya belum melihat bukti apapun, indikasi bagaimana dia akan memerintah, tapi spekulasi saya, mengingat reputasi dan sejarah keluarga adalah bahwa dia akan memerintah dengan tangan besi," kata pensiunan Kolonel Angkatan Darat AS David Maxwell.

Maxwell, yang ikut menulis rencana kontingensi asli Pentagon 1999 dengan Korea Selatan untuk runtuhnya rezim Utara, mencatat ada spekulasi luas bahwa Kim Jong Un "akan lebih terbuka dengan dunia luar" ketika dia menggantikan ayahnya, Kim Jong ll pada 2011 lalu. “Itu belum terbukti,” kata Maxwell, yang sekarang menjabat sebagai rekan senior di Yayasan Pertahanan Demokrasi. "Saya pikir kita harus berasumsi bahwa setiap penerus lebih buruk dari yang terakhir," tambahnya.

Lebih jauh, Maxwell juga mencatat bahwa laporan mengenai kesehatan Kim Jong Un "berasal dari spekulasi dari seorang mantan diplomat", Chang Song min. Kemudian, mantan ajudan mendiang Presiden Korea Selatan Kim Dae jung, menambahkan, "Kami belum melihat bukti apapun bahwa sesuatu telah terjadi". Melaporkan, Sung Yoon Lee, seorang profesor di Sekolah Hukum dan Diplomasi Fletcher Universitas Tufts, juga dengan tegas menolak klaim tersebut.

Lee menyebutnya sebagai "pengulangan pernyataan palsu yang pertama kalimuncul pada bulan Aprilketika pemimpin tertutup itu menghilang dari pandangan publik selama tiga minggu". "Pada saat yang sama, jelas ada rencana darurat yang disiapkan sejak awal Maret untuk memperkuat kredensial Kim Yo Jong," katanya. Lebih jauh, Lee mendeskripsikan Kim Yo Jong sebagai sosok yang "ambisius dan cerdas,".

Dia menambahkan bahwa dia "benar benar memancarkan cahaya feminin yang lebih lembut pada fasad brutal rezimnya." Tetapi jika Kim Yo Jong benar benar mengambil alih kekuasaan, kata Lee, sifat rezim "menuntut dia menjadi kejam, terutama dalam beberapa tahun pertama." Katanya, menjadi kejam memang diperlukan Kim Yo Jong untuk membangun kredibilitasnya.

"Cara baginya untuk mendapatkan rasa hormat, bukanlah dengan bersikap baik tetapi menjadi diktator yang kejam bagi rakyatnya dan menjadi ancaman nuklir yang dapat dipercaya bagi AS," katanya . “Dia mungkin membuktikan dirinya lebih galak dan lebih kejam daripada saudara laki laki, ayah, atau kakeknya," tambahnya. Secara terpisah, Victor Cha, yang merupakan direktur urusan Asia di Dewan Keamanan Nasional selama pemerintahan. dari mantan Presiden George W Bush juga menyampaikan tanggapannya.

"Kim Yo Jong tampaknya adalah seorang garis keras di Korea Selatan dan Amerika Serikat" dan "tidak ada tanda tanda dirinya sebagai seorang reformis," kata Cha. Lebih lanjut, kemungkinan, pergantian kekuasan dari Kim Jong ke Kim Yo Jong diramalkan akan disertai dengan peluncuran rudal atau provokasi lain untuk membangun kredibilitas di tingkat internasional mau pun dalam negeri. "(Tujuannya) untuk membuat orang orang yang setia kepadanya di posisi posisi kunci,” kata Cha, yang kini menjadi penasihat senior dan ketua Korea di Pusat Kajian Strategis dan Internasional.

Pada bulan April, sebuah laporandari Layanan Riset Majelis Nasional Korea Selatan mengatakan, "Sejak awal tahun ini, Yo jong telah menerima sorotan untuk peran aktifnya, termasuk mengumumkan pesan resmi ke Korea Selatan dan AS, menggantikan Jong un." Sementara itu, Maxwell mengatakan tidak mungkin Kim Yo Jong berada di belakangpenangkapan anjing peliharaandari elit Pyongyang yangdilaporkanawal bulan ini. "Jika (Kim Jong Un) masih hidup, saya yakin dia membuat keputusan dan dia tidak bertindak sendiri karena sistem tidak mengizinkannya," katanya.

Load More Related Articles
Load More In Internasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Donald Trump Tantang Joe Biden Lakukan Tes Narkoba Jelang Debat Pemilu AS 2020

Presiden AS Donald Trump menantang rivalnya, Joe Biden untuk menjalani tes narkoba menjela…