Home Regional Abaikan Protokol Kesehatan Kronologi Puluhan Tamu Undangan Acara Lamaran Kena Corona

Abaikan Protokol Kesehatan Kronologi Puluhan Tamu Undangan Acara Lamaran Kena Corona

3 min read
0
0
3

– Berikut ini kronologi 20 orang yang jadi tamu undangan acara lamaran positif corona. Berawal dari seorang yang bekerja di Semarang. Jumlah pasien yang positifCovid 19dari klaster lamaran saat ini berjumlah 20 orang.

Camat Ampel, Dwi Sundarto menyebut, 20 orang yang positifCovid 19merupakan hasil tracing dari 33 orang yang kontak erat dengan TN, pasien dengan register 071. Dwi mengatakan saat ini pihak gugus tugas masih akan terus melakukan tracing lagi dari 20 orang yang positifCovid 19. "Dari 20 orang positif Covid 19, kami akan melakukan tracing lagi dan diketahui total 42 orang di swab," ucap Dwi.

Namun hasil dari ke 42 orang yang menjalani swab test lanjutan, pihaknya masih menunggu hasilnya. "Adapun hasilnya belum keluar," jelasnya. Dikatakan, klaster lamaran terjadi saat TN yang bekerja di Semarang lalu pulang ke Kabupaten Boyolali Senin (1/6/2020).

Lalu pada Jum'at (26/6/2020) TN mendatangi acara lamaran di Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. "Kemudian Jum'at ia kembali ke Semarang untuk kembali bekerja," aku dia. Sebelum TN bekerja, pimpinannya meminta untuk TN swab dan hasilnya terkonfirmasi positifCovid 19

"Setelah itu kami tracing dan memperoleh 33 orang kontak dengan TN," ungkapnya. "Ya hasilnya dari swab 33 orang, 20 di antarannya positifCovid 19," papar dia menekankan. Warga Kabupaten Boyolali yang terkena virus Corona sudah menembus 127 kasus per Senin (20/7/2020).

Di antara seratusan lebih itu, ada salah satu klster menonjol yakni akibat prosesi lamaran karena tak pakai protokoler. Ya, tragedi itu terjadi di Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Hingga Minggu, (19/7/2020) malam jumlah kasus di klaster lamaran mencapai 20 orang.

Adapun 20 orang terkonfirmasi positifCovid 19dari klaster lamaran merupakan kontak erat dengan pasien TN (71). Mereka di antarannya RI (092), IF (093), TR (094), SE (095), SO (096). Kemudian ada pasien berinisial JO (097), FA (098), RMI (099), WS (100), YM (101), SUP (102), MO (103), RG (104), dan PR (105) .

Tak berhenti setelah ditracing lagi terdapat 5 kasus baru yakni BR (120), AA (121), YF (122), SUM (123), dan BI (124). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Boyolali, Ratri S Survivalina menjelaskan, selama masa pendemi ini klaster lamaran muncul dan menjadi rekor tambahan terbanyak di antara klaster lainnya. Dia menjelaskan, dari penambahan tersebut berasal dari 4 klaster penularanCovid 19, yaitu lamaran, Singkil dan Merti.

"Klaster lamaran terdiri ada di Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel," jelasnya. Adapun per Senin (20/7/2020), tercatat ada di Kabupaten Boyolali yang terkena virus Corona sudah menembus 127 kasus.

Load More Related Articles
Load More In Regional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Dua Perangkat Desa di Tulungagung Ditahan Jaksa Beri Kesaksian Palsu Soal Pembunuhan

Karena memberikan keterangan palsu, dua perangkat Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat,…